Festival Bahari Tanjung Benoa, Acara Baru dari Bali untuk Mempromosikan Wisata dan Budaya Indonesia

Festival Bahari Tanjung Benoa

via Jurnal Sumbar

Salah satu kawasan di Bali yang sering diburu oleh para turis adalah Tanjung Benoa. Apalagi di sini ada . Festival tersebut diadakan untuk semakin mempromosi area Tanjung Benoa terkenal dengan wisata airnya. Para wisatawan biasanya tertarik dengan tempat yang keadaan atau keindahan bahari.

Festival Bahari Tanjung Benoa 1 » Festival Bahari Tanjung Benoa, Acara Baru dari Bali untuk Mempromosikan Wisata dan Budaya Indonesia

via bisniswisata

Pantai di Tanjung Benoa memiliki pasir yang putih dengan ombak yang tidak terlalu besar, sehingga pantainya sering digunakan untuk olahraga air. Para pengunjungya biasanya senang bermain banana boat, snorkeling, surfing, scuba diving, seawalker, parasailing, flying fish, dan berbagai kegiatan lainnya, maka dari itu Tanjung Benoa dikenal sebagai pusat wisata bahari di Bali.

baca juga: Pura Luhur Besi Kalung, Pura Suci dengan Pemandangan Mengagumkan di Gunung Batukaru

Sadar akan kepopuleran wisata bahari di Tanjung Benoa, pemerintah pusat pun mempromosikannya melalui Festival Bahari Tanjung Benoa. Dalam festival ini, para pengunjung bakal mendapatkan berbagai jenis pertunjukan. Termasuk di antaranya adalah budaya bahari yang berasal dari tempat di luar Bali.

Festival Bahari Tanjung Benoa Baru Diadakan Tahun Ini

Berbagai acara disusun untuk dapat memeriahkan festival bahari ini. Festival Bahari di Tanjung Benoa diadakan selama 3 hari tepatnya 19 hingga 21 Mei 2017 kemarin. Acara ini diadakan di Pantai tanjung Benoa. Dalam Festival Bahari ini juga melibatkan 12 provinsi di Indonesia yakni dari Sumatera dan Sulawesi.

Festival Bahari Tanjung Benoa 3 » Festival Bahari Tanjung Benoa, Acara Baru dari Bali untuk Mempromosikan Wisata dan Budaya Indonesia

via Jurnal Sumbar

Untuk dapat menarik perhatian para turis mancaegara, festival dikemas seunik mungkin. Para turis mancanegara pun diikut sertakan juga dalam festival ini, yaitu dalam salah satu acara festival dimana terdapat pemilihan raja dan ratu bahari.

baca juga: Pantai Pererenan Canggu, Pantai dengan Ikon Patung Gajah Mina di Mengwi

Festival Bahari Tanjung Benoa yang berlangsung selama 3 hari ini diisikan dengan berbagai acara berbeda-beda di ketiga harinya. Saat hari pertama acara diisi dengan kegiatan atraksi water sport, pagelaran gong kebyar dan tari sekar jepun dari dinas kebudayaan. Untuk pembukaan acaranya ditandai dengan pemukulan gong yang kemudian disusul dengan pelepasan balon.

Festival Bahari Tanjung Benoa 2 » Festival Bahari Tanjung Benoa, Acara Baru dari Bali untuk Mempromosikan Wisata dan Budaya Indonesia

via bisnis

Setelah itu acara menjadi semakin meriah dengan adanya tarian nelayan dibawakan oleh 200 anak SD di Tanjung Benoa. Acara pada hari pertama tidak selesai sampai dengan tari-tarian saja, terdapat parade raja dan ratu bahari yang diikuti juga oleh 20 pasangan tamu asing dan juga parade putri bahari dan parade Jegeg Bagus Badung. Acara yang sukses tahun ini diagendakan lagi untuk tahun depan.

Negara Lain Ikut Berpartisipasi dalam Festival Bahari Tanjung Benoa

Festival Bahari di hari kedua digelar acara Festival Dragon Boat yang diikuti oleh sembilan negara, surfing competition dan lomba renang atau kompetisi balawisata. Di hari ketiga dilaksanakan Fishing Tournamen, kuliner nusantara, parade Jukung tradisional yang diikuti 100 jukung. Terdapat juga penampilan marching band yang merupakan persembahan dari Universitas Udayana.

Semua kegiatan yang ada dalam rangkaian Festival Bahari benar-benar menyenangkan dan menarik. Festival Bahari sendiri sangat berpengaruh penting untuk dapat mengembangkan wisata, namun selain itu juga dapat mengoptimalkan potensi kelautan, dapat menambah penghasilan bagi warga di Tanjung benoa sendiri karena para wisatawan akan bertambah. Sehingga Festival Bahari sangatlah menguntungkan.

Bali memang terkenal sering menggelar berbagai macam festival untuk mengenalkan tempat wisata dan kebudayaan setempat. Jadi, bagi siapapun baik turis lokal ataupun mancanegara merasa terhibur dengan adanya festival-festival tersebut, sehingga wisatawan pun tidak bosan mengunjungi Bali.