Paralayang di Bukit Timbis, Wisata Seru dan Menantang di Bali

paralayang di bukit timbis

MIFTAHUDDIN/JAWA POS RADAR BALI.

Berselancar di Bali sudah biasa. Kalau ingin hal berbeda dan menantang, Anda bisa mencoba kegiatan Bali. Bukit Timbis adalah tempat terbaik untuk keleluasaan terbang dengan radius yang panjang untuk soaring (terbang dengan membumbung dan menjelajah).

Bukit Timbismerupakan lokasi favorit wisatawan yang ingin merasakan serunya olahraga menantang paralayang. Tak hanya berolahraga, Bukti Timbis juga merupakan tempat ideal untuk berlibur. Pasalnya, selain sensasi mendebarkan oleh paralayang, bukit ini juga menyajikan keindahan alam Pantai Timbis dan hijaunya perbukitan. Sungguh sajian yang sempurna.

paralayang di bukit timbis 1 Paralayang di Bukit Timbis, Wisata Seru dan Menantang di Bali

MIFTAHUDDIN/JAWA POS RADAR BALI.

baca juga: Taman Gili Kerta Gosa, Tempat Wisata Bersejarah Peninggalan Kerajaan Klungkung

Pantai Timbis yang berpasir putih digunakan sebagai area pendaratan paralayang di Bukit Timbis. Oleh karenanya Pantai Timbis pernah dipergunakan dalam acara Asian Beach Games pada tahun 2008. Di acara yang diikuti oleh 42 negara peserta di Asia tersebut mempertandingkan 18 cabang olahraga yang salah satunya paralayang.

Paralayang di Bukit Timbis diperkenalkan oleh seorang pebisnis asal Prancis yang bernama Bernard Fode sekitar 20 tahun yang lalu. Selain sebagai pebisnis, Fode juga seorang instruktur .

Bukit Timbis yang memiliki ketinggian sekitar 110 di atas permukaan laut sangat sesuai untuk melalukan paralayang. Jika arah angin lurus dari selatan, penerbang dapat terbang ke arah Uluwatu atau ke arah Nusa Dua. Terbang di atas Pantai Timbis juga merupakan pengalaman yang sangat seru karena pemandangan birunya laut dapat terlihat secara sempurna.

baca juga: Tanah Wuk Sangeh, Spot Keren dan Lokasi Foto Instagramable di Bali

Pemandangan Indah saat Mencoba Paralayang di Bukit Timbis

Tak hanya pemandangan birunya air laut yang nampak dari ketinggian, petak-petak sawah juga terlihat sangat memesona. Nampak pula deretan bangunan vila di tebing-tebing batu yang ke arah Uluwatu dan Sawangan ataupun Nusa Dua. Sebuah pemandangan yang sulit untuk dijumpai di tempat lain.

Bangunan pura juga menjadi pemandangan cantik yang tampak dari atas. Akan terlihat Pura Geger di arah timur Nusa Dua, lalu Pura Barong-barongan yang berada di Desa Sawangan, Pura Melang Kelod, Pura Gunung Payung, Pura Penyekjekan, dan Pura Penyarikan yang semuanya berada di Desa Kutuh. Di wilayah Ungasan akan terlihat Pura Batu Pageh.

baca juga: Air Terjun Pengibul, Wisata Air Terjun Bertingkat Primadona Baru di Bangli

Karena melintas di atas pura, diharapkan untuk tidak terbang terlalu dekat atau terbang persis di atas pura. Sehingga sangat diperlukan perhatian khusus oleh para pemain paralayang. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan para umat Hindu yang tengah beribadah di dalam pura.

Bagi Anda yang tidak bisa terbang sendiri, Anda bisa menikmati keindahan dari atas ketinggian dengan dibonceng oleh para pilot paralayang. Dibonceng bukan berarti Anda berada di belakang pilot, malah sebaliknya Anda berada di depan pilot. Wah … seru dan mendebarkan pastinya. Jangan lupa untuk memasukkan agenda paralayang di Bukit Timbis dalam list itinerary liburan Anda ya …

Lokasi Paralayang di Bukit Timbis

Bukit Timbis berada di wilayah Desa Kutuh, Kuta, Bali. Jaraknya sekitar 30 kilometer dari Denpasar atau sekitar 15 kilometer dari Kuta. Jika ditempuh dari Nusa Dua berjarak sekitar 7 kilometer. Lokasinya yang berada tidak terlalu jauh dari pusat kota, membuat banyak wisatawan yang gemar mencoba aktivitas paralayang di Bukit Timbis.