Pawai Ogo-Ogoh Bali, Atraksi Budaya yang Penuh Kreativitas dan Nilai Religi

Pawai Ogoh-ogoh Bali

via YouTube

Sebuah festival yang unik dan menarik terdapat di Bali, Pawai adalah salah satunya . Pawai meriah ini dilaksanakan tepat sebelum hari raya Nyepi.

Anda mungkin sudah pernah melihat atau hanya sekedar mendengar mengenai Pawai Ogoh-ogoh ini. sendiri merupakan sebuah festival dengan konsep filosofis agama. Pawai Ogoh-ogoh merupakan bagian dari Hari Raya nyepi.

Pawai Ogoh ogoh Bali 3 » Pawai Ogo-Ogoh Bali, Atraksi Budaya yang Penuh Kreativitas dan Nilai Religi

via vokamo

Pawai Ogo-Ogoh Bali Bagian dari Ritual Menyambut Hari Raya Nyepi

Menjelang Hari Raya Nyepi, masyarakat yang beragama Hindu akan menjalani ritual khas, dapat dibilang ritual tersebut merupakan ritual untuk menyucikan diri dan lingkungan sekitar. Masyarakat akan menyucikan diri dan perangkat peribadahan di pura melalui upacara Melasti pada 2-4 hari sebelum Nyepi.

Kemudian, satu hari sebelum Nyepi akan diadakan ritual Buta Yadnya, dimana ritual tersebut merupakan rangkaian upacara yang bertujuan untuk menghalau kehadiran buta kalayang merupakan sebuah perlambang unsur-unsur negatif dalam kehidupan manusia.

Pawai Ogoh ogoh Bali 2 » Pawai Ogo-Ogoh Bali, Atraksi Budaya yang Penuh Kreativitas dan Nilai Religi

via coffeeoriental

Buta Yadnya terdiri dari dua tahapan, yaitu ritual Mecaru yang merupakan upacara persembahan beraneka macam sesaji kepada buta kala, dan ritual Ngrupuk yang merupakan ritual berkeliling lingkungan sekitar sambil mengeluarkan bunyi-bunyian disertai dengan penebarab nasi tawur dan menyebarkan asap dupa atau obor secara beramai-ramai.

Ritual Ngrupuk akan dilakukan bersamaan dengan pawai atau arak-arakan ogoh-ogoh. Tujuannya adalah agar semua unsur negatif dapat menghiilang atau menjauh dan tidak menggangu kehidupan manusia.

Arti Pawai Ogo-Ogoh Bali

Ogoh-ogoh sendiri merupakan boneka atau patung yang beraneka bentuk dan merupakan simbol dari unsur negatif, kejahatan, segala keburukan yang berada di sekeliling kehidupan manusia. Boneka atau patung tersebut biasanya berbentuk ata berwujud seperti raksasa yang besar dan menakutkan.

Selain wujud raksasa, ogoh-ogoh juga sering berbentuk menyerupai gajah, naga, widyadari, dan terkadang seiring dengan perkembangannya, dapat menyerupai orang-orang terkenal, sepeti pemimpin dunia, artis, hingga penjahat.

Wujud Kreatifitas Anak Muda dalam Pawai Ogo-Ogoh Bali

Boneka ogoh-ogoh dulunya terbuat dari kerangka bambu yang kemudian dilapisi dengan kertas. Seiring dengan berjalannya waktu, kini ogoh-ogoh kebanyakan terbuat dari gabus atau styrofoam, dikarenakan dengan bahan dasar styrofoam akan membentuk hasil yang lebih bagus dan halus.

Lama waktu pembuatan ogoh-ogoh dapat mencapai hingga berminggu-minggu sebelum Nyepi. Lama waktunya terrgantung dengan kerumitan desain, ukuran, jenis bahan serta banyaknya orang yang mengerjakan ogoh-ogoh tersebut.

Biasanya di setiap tingkatan masyarakat dari level banjar akan membuat ogoh-ogoh milik daerah mereka sendiri. Selain menjadi sebuah ritual keagamaan, pawai ogoh-ogoh sendiri juga menjadi ajang beradu kreativitas, karena setiap anak muda masing-masing daerah akan berusaha membuat ogoh-ogoh sekreatif mungkin agar terlihat lebih unggul.

Lokasi Pawai Ogo-Ogoh Bali

Ogoh-ogoh akan diarak berkeliling lingkungan sekitar dengan tujuan agar unsur-unsur negatif yang ada pada masyarakat dapat ikut bersama dengan ogoh-ogoh. Bagi orang—orang yang menngarak ogoh-ogoh terdapat ritual meminum arak, dengan simbol sebagai perwakilan dari sifat buruk dalam diri manusia.

Beban dari berat yang mereka gendong merupakan sifat negatif, seperti sifat negatif yang dimiliki raksasa. Arak-arakan ogoh-ogoh juga akan diiringi dengan suara gamelan dan tari-tarian. Akhir dari arak-arakan ogoh–ogoh ini adalah mmbakar sosok raksasa tersebut, bisa dikatakan sebagi simbol membakar sifat-sifat buruk seperti raksasa.

Pawai ogoh-ogoh ini adalah salah satu kebudayaan masyarakat Bali yang unik, sehingga keunikannya ini juga banyak diminati ollehh para wisatawan khususnya wisatawan mancanegara. Apabila anda ingin liburan dan melihat pawai ogoh-ogoh ini maka anda dapat berlibur pada hari-hari medekati Hari Raya Nyepi.

Arak-arakan biasanya untuk wilayah Denpasar dapat ditemukan di Patung Catur Muka Puputan yang merupakan pusat dari alun-alun Kota Denpasar. Kemudian juga diselenggarakan di monumen Ground Zero Kuta.