Pura Gunung Lebah, Wisata Religi di Tengah Keindahan Alam Ubud

Pura Gunung Lebah

by Lovisa

Ubud menjadi destinasi wisata lain yang menarik di kawasan Ubud. Bangunan pura selain memiliki nilai magis, juga merupakan tempat suci untuk pemujaan para dewa. Tak hanya itu, pura dinilai memiliki makna sejarah dan budaya sehingga semakin menarik minat wisatawan untuk datang berkunjung. Kesan itu pulalah yang nampak di pura ini.

Nama Pura Gunung Lebah berasal dari kata “gunung” yang berarti bukit dan “lebah” yang berarti lembah. Sehingga dapat diartikan sebagai bukit kecil yang berada di lembah. Bukit ini berada di lembah Sungai Campuhan yang merupakan pertemuan dua arus sungai yaitu Sungai Oos dan Sungai Cerik.

Pura Gunung Lebah 4 819x1024 Pura Gunung Lebah, Wisata Religi di Tengah Keindahan Alam Ubud

>by Lotte Constance

baca juga: Restoran Bali Buda, Tempat Makan Sajian Organik dan Vegetarian di Pulau Dewata

Lokasi tempat beribadah umat Hindu Bali ini berada di rerimbunan pepohonan dengan nuansa alam yang tenang. Itulah mengapa, pura ini sering digunakan sebagai tempat meditasi. Suasana yang asri, keindahan arsitektur pura serta lokasinya yang dekat dengan objek wisata Ubud menjadikan Pura Gunung Lebah sangat disukai oleh wisatawan untuk datang berkunjung.

Pura Gunung Lebah 1 1024x767 Pura Gunung Lebah, Wisata Religi di Tengah Keindahan Alam Ubud

>by Lovisa

Pura Gunung Lebah Menjadi Cikal Bakal Keberadaan Desa Ubud

Pura Gunung Lebah dipergunakan sebagai tempat pemujaan bagi Sang Hyang Btari Danuring Gunung Batur dan merupakan cikal bakal keberadaan Desa Ubud. Upacara Panyegjeg Bumi untuk membersihkan alam juga dilaksanakan di Pura Gunung Lebah ini. Uniknya, upacara Panyegjeg Bumi dilaksanakan setiap 100 tahun sekali.

Adalah seorang pendeta suci dari India yang bernama Rsi Markandeya yang membangun Pura Gunung Lebah pada abad ke-8. Beliau merupakan tokoh agama Hindu yang paling dihormati di Bali. Beliau juga dipercaya sebagai tokoh yang memperkenalkan agama Hindu di Bali, juga mendirikan Pura Besakih dan juga yang membuka perkampungan Taro sebagai tempat migran yang berasal dari tanah Jawa.

Pura Gunung Lebah 3 819x1024 Pura Gunung Lebah, Wisata Religi di Tengah Keindahan Alam Ubud

>by World Nomads

baca juga: Desa Celuk Gianyar, Desa Wisata Penghasil Kerajinan Emas dan Perak di Bali

Pada mulanya, lokasi ini merupakan tempat meditasi Rsi Markandeya untuk menyatukan rohani dengan Hyang Pencipta agar mendapatkan pembebasan diri dan ketenangan batin. Karena lembah Campuhan ini memiliki kekuatan magis, sehingga didirikanlah Pura Gunung Lebah di tempat ini.

Nama Desa Ubud juga sangat berkaitan erat dengan keberadaan lembah Campuhan ini. Di lembah ini banyak ditemukan tanaman obat (dalam Bahasa Bali Ubad) yang pada akhirnya menjadi kata Ubud hingga sekarang.

Pura Gunung Lebah 2 1024x1024 Pura Gunung Lebah, Wisata Religi di Tengah Keindahan Alam Ubud

>by ॐJROMANGKUDALEMPENESTANANॐ

Cara Menuju Lokasi Pura Gunung Lebah Ubud

Pura Gunung Lebah berada di Jalan Campuhan, Desa Ubud, Bali. Setidaknya diperlukan waktu 5 menit berkendara dari Pasar Ubud menuju ke arah Hotel Ibah atau Campuhan. Dari Pasar Ubud, Hotel Ibah berada di sebelah kanan jalan. Anda bisa masuk dengan mengambil jalan turunan sekitar 50 meter dan Anda akan menemukan pura ini.

baca juga: Pura Blanjong Sanur, Wisata Sejarah di Sela Keindahan Pantai Pulau Dewata Bali

Jika Anda berangkat dari Kota Denpasar, setidaknya dibutuhkan waktu 25 menit perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer. Kawasan Pura Gunung Lebah berdekatan dengan objek wisata Bukit Campuhan yang sangat diminati oleh wisatawan karena keelokan pemandangan di sana. Sehingga setelah berkunjung ke pura ini, Anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Bukit Campuhan untuk lebih mengeksplore keindahan Ubud secara sempurna.

Karena berada di kawasan suci, sebaiknya pengunjung tetap menjaga etika, sikap dan omongan begitu pula dengan kebersihan lokasi wisata.