Pura Pusering Jagat, Pura yang Dianggap Sebagai Pusat Alam Semesta di Bali

Pura Pusering Jagat

by Sukma Wijaya

menjadi salah satu pura yang menarik untuk didatangi di Pulau Dewata Bali. Apalagi, pura ini tidak hanya memiliki bentuk bangunan yang unik, tapi juga menyimpan nilai budaya tradisional Bali yang sangat tinggi. Apalagi, tempat ini juga kerap menjadi lokasi perhelatan upacara keagamaan umat Hindu di Bali.

Bali dikenal dengan sebutan Pulau Dewata karena banyaknya bangunan pura juga karena kekentalan agama dan budaya Hindu. Pantaslah jika pura, seperti Pura Pusering ini, menjadi lokasi yang unik dan menarik untuk dikunjungi para wisatawan.

Pura Pusering Jagat 1 1024x1024 Pura Pusering Jagat, Pura yang Dianggap Sebagai Pusat Alam Semesta di Bali

by DNP MAHENDRA SENTANU, S.P.

Kata “Pusering Jagat” secara harfiah memiliki arti pusat dunia. Itulah mengapa Pura Pusering Jagat termasuk pura kahyangan yang berposisi di tengah-tengah. Jika ditilik secara etimologi agama Hindu, tengah bermakna stana atau tempat bersemayamnya Dewa Siwa.

baca juga: Pura Luhur Uluwatu, Pura Cantik dengan Pemandangan Laut yang Indah

Disebutkan juga bahwa pura ini merupakan tempat pemujaan Batara Amangkurat sebagai dewa penuntun bagi penguasa yang memangku jabatan dalam menata kehidupan rakyat. Penguasa tersebut diharapkan selalu memiliki jiwa religius sehingga dapat berbuat baik dan tidak sewenang-wenang kepada rakyatnya.

Pelinggih paling utama di pura ini adalah Pelinggih Ratu Pusering Jagat. Ada pula pelinggih yang disebut Gedong Purusa yang terdapat simbol Purusa yang dilambangkan berbentuk kelamin pria dan Pradana yang dilambangkan berbentuk kelamin perempuan. Purusa adalah benih jiwa sedangkan Pradana adalah benih kebendaan. Melalui Purusa dan Pradana inilah Tuhan menciptakan alam semesta sehingga melahirkan kehidupan yang sejahtera dan harmoni.

Pura Pusering Jagat 2 1024x768 Pura Pusering Jagat, Pura yang Dianggap Sebagai Pusat Alam Semesta di Bali

by Sukma Wijaya

baca juga: Pura Taman Ayun Bali, Pura Bersejarah dengan Pemandangan yang Memukau

Di samping Pelinggih Gedong Purusa terdapat juga Pelinggih Ratu Sidhakarya. Pelinggih ini difungsikan sebagai sarana untuk memuja Tuhan agar umat lebih meningkatkan etos kerja sehingga tercapai keberhasilan dalam pekerjaannya (sidhakarya).

Masuk ke Pura Pusering Jagat, terdapat tiga buah gapura yakni gapura utama yang berada di tengah berupa gapura Kori Agung yang pintunya terkunci. Gapura utama ini diapit oleh gapura yang berbentuk candi bentar di sisi kanan dan kiri.

Berjalan beberapa langkah, pengunjung akan melewati lagi beberapa candi bentar sebagai jalan masuk ke Pura Pusering Jagat. Di sebelah kanan tampak pohon kamboja tua berpohon tinggi dan rindang serta berbentuk unik. Di lokasi Pura Pusering Jagat juga terdapat arena adu ayam berupa tempat duduk segi empat yang bertingkat dan mengelilingi arena. Namun kini tempat ini sudah tidak dipergunakan lagi.

Pura Pusering Jagat 3 1024x768 Pura Pusering Jagat, Pura yang Dianggap Sebagai Pusat Alam Semesta di Bali

by Sukma Wijaya

baca juga: Pura Ulun Danu Bratan, Perpaduan Wisata Religi dengan Pemandangan Indah Mengagumkan

Pada kolam Pura Pusering Jagat, terdapat Arca Pancuran utama (Angga Tirtha) setinggi 180 cm. Tangan arca memegang jaladwara atau saluran air, dan airnya mengalir keluar dari pusar arca. Datang ke Pura Pusering Jagat bisa menambah referensi kita mengenai sejarah Bali dan dapat mengetahui budaya dan sejarah bangsa.

Lokasi Pura Pusering Jagat

Pura Pusering Jagat masuk dalam wilayah Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pura ini termasuk pura yang berusia sangat tua, terbukti dengan banyaknya benda-benda peninggalan purbakala. Desa Pejeng dipercaya sebagai pusat Kerajaan Bali Kuno dan pusat alam semesta bermula. Itulah mengapa dalam Lontar Kusuma Dewa, Pura Pusering Jagat disebut juga Pura Pusering Tasik yang merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan di Bali.