Pura Ulun Danu Bratan, Perpaduan Wisata Religi dengan Pemandangan Indah Mengagumkan

Pura Ulun Danu Bratan dalam uang pecahan 50 ribu rupiah

Pura Ulun Danu Bratan dalam uang pecahan 50 ribu rupiah via albiansyah

memang sangat pantas untuk disebut sebagai salah satu pura paling indah yang ada di Pulau Bali. Tidak hanya mempunyai desain arsitektur menarik, pura yang satu ini juga menyuguhkan pemandangan indah yang mengagumkan untuk para pengunjungnya. Tidak heran kalau tempat ini pun tak hanya ramai oleh mereka yang bertujuan untuk melakukan aktivitas ibadah. Tapi juga banyak yang tertarik untuk menyaksikan keindahan tempat ini secara langsung.

Pura Ulun Danu di tepi Danau Bratan ini pun dikenal sebagai salah satu ikon Pulau Bali. Terlebih pura ini menjadi salah satu tempat yang muncul dalam gambar mata uang rupiah pecahan 50 ribu. Jadi tidak heran kalau tempat ini menjadi destinasi wisata wajib saat berkunjung ke Pulau Bali.

Pura Ulun Danu Bratan dalam uang pecahan 50 ribu rupiah 1024x768 Pura Ulun Danu Bratan, Perpaduan Wisata Religi dengan Pemandangan Indah Mengagumkan

Pura Ulun Danu Bratan dalam uang pecahan 50 ribu rupiah via albiansyah

Lokasi Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu Bratan ini merupakan kompleks pura yang terletak di tepi bagian barat Danau Bratan, Bedugul. Berada di dataran tinggi, dengan ketinggian mencapai 1.239 meter di atas permukaan laut. Tidak heran kalau di sini, para pengunjungpun akan merasakan suhu yang sejuk dan menyegarkan.

Keindahan Bedugul

Sesampainya di pura, para pengunjung pun akan benar-benar bisa menyaksikan pemandangan alam yang indah. Lokasinya yang berada di tepi Danau Bratan memang membuat pura ini menawarkan suasana yang menyegarkan mata. Tidak heran kalau tempat ini menjadi lokasi foto favorit para fotografer.

Pura Ulun Danu Bratan spot foto favorit para fotografer 1024x663 Pura Ulun Danu Bratan, Perpaduan Wisata Religi dengan Pemandangan Indah Mengagumkan

Pura Ulun Danu Bratan spot foto favorit para fotografer

Selain itu, Pura Ulun Danu Bratan ini mempunyai menara bertingkat yang oleh masyarakat Bali disebut dengan meru. Terdapat beberapa meru yang bisa dijumpai di sini. Mulai dari meru 11 tingkat yang menjadi tempat pemujaan Dewa Wisnu, meru 7 tingkat yang adalah lokasi pemujaan Dewa Brahma dan yang terakhir adalah Meru 3 tingkat untuk lokasi pemujaan Dewa Siwa.

baca juga: Pura Tanah Lot Bali, Destinasi Wisata Paling Indah di Pulau Dewata

Sejarah Pura Ulun Danu Beratan

Menurut cerita yang tertulis dalam Lontar Babad Mengwi, Pura Ulun Danu Bratan ini merupakan sebuah pura yang didirikan pada tahun 1634 Masehi. Sama seperti halnya Pura Taman Ayun, Pura Danu Bratan ini merupakan sebuah pura yang didirikan oleh I Gusti Agung Putu yang dikenal sebagai seorang bangsawan asal Mengwi.

Sunset di Pura Ulun Danu Bratan Pura Ulun Danu Bratan, Perpaduan Wisata Religi dengan Pemandangan Indah Mengagumkan

Sunset di Pura Ulun Danu Bratan via pixdaus.com/toonman blchin

Pura ini didirikan oleh I Gusti Agung Putu setelah berhasil mengalahkan I Gusti Ngurah Batu Tumpeng dalam sebuah pertempuran. Setelah pertempuran itu, beliau pun memutuskan untuk mendirikan sebuah pura yang terletak di tepi Danau Bratan. Dan pura itu pun kemudian dinamakan oleh I Gusti Agung Putu dengan nama Pura Ulun Danu Bratan.

baca juga: Pura Taman Ayun Bali, Pura Bersejarah dengan Pemandangan yang Memukau

Tiket Masuk Pura Ulun Danu Beratan

Para pengunjung pun bisa dengan bebas berkunjung dan menyaksikan keindahan alam di pura cantik ini. Namun untuk masuk ke area pura, para pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar 10 ribu  Serupiah per orang. Untuk anak-anak, dikenakan biaya sebesar Rp 7.500,-. Sementara untuk wisatawan asing, tarif tiket yang harus dibayarkan adalah sebesar Rp 30.000,-.

Tak hanya bisa menyaksikan keindahan pura, para traveler yang datang ke tempat ini bisa juga berkesempatan untuk naik perahu berkeliling pura. Untuk satu kali perjalanan, traveler akan dikenakan biaya sebear 25 ribu rupiah per orang. Kalau ingin memancing, tersedia sarana penyewaan alat pancing dengan harga sebesar 5 ribu rupiah.