Ayam Garang Asem, Kuliner Bali dengan Kuah Gurih dan Segar

Ayam Garang Asem

via Kooliner

Mendengar masakan bernama garang asem, Anda mungkin akan memunculkan beragam jenis persepsi. Apalagi, garang asem memang jenis kuliner yang bisa dijumpai di beberapa daerah, seperti Jawa Tengah ataupun Tuban. Masing-masing kuliner garang asem punya cara memasak serta ciri khas tersendiri. Hal ini juga berlaku untuk masakan bernama ayam garang asem dari Bali.

Ayam garang asem dari Bali memiliki kemiripan dengan garang asem yang berasal dari Tuban. Hanya saja, garang asem dari Bali dibuat dengan bahan utama daging ayam. Sementara itu, garang asem milik warga Tuban, menggunakan lauk ikan. Meski begitu, keduanya punya ciri khas kuah yang hampir mirip. Anda akan mendapati kuah garang asem ini dengan rasa yang segar lewat pedas gurihnya.

Ayam Garang Asem 1 1024x641 » Ayam Garang Asem, Kuliner Bali dengan Kuah Gurih dan Segar

via jenzcorner

Ciri Khas Utama dari Ayam Garang Asem dari Bali

Penggunaan lauk memang menjadi hal yang membedakan antara garang asem dari Bali dengan garang asem Tuban. Namun, ada pula hal lain yang menjadikan garang asem dari Bali memiliki ciri khas berbeda. Ciri yang dimaksud adalah penggunaan daging ayam jantan. Anda tidak akan menjumpai garang asem dari Bali yang dibuat dengan daging ayam betina.

Selain itu, jenis ayam yang dipakai adalah ayam kampung, bukan ayam ras. Ada alasan tersendiri kenapa masyarakat Bali menggunakan ayam kampung jantan sebagai bahan untuk membuat ayam garang asem. Konon, garang asem oleh masyarakat menjadi jenis masakan yang dibuat ketika ada ayam aduan yang kalah. Ayam seperti itu, oleh orang Bali disebut dengan nama ayam cundang.

Daging ayam jantan pada ayam garang asem membuatnya memiliki tekstur daging yang alot. Oleh karena itu, masyarakat Bali kerap menghabiskan waktu yang cukup lama untuk memasak kuliner ini. Hal tersebut mereka lakukan untuk memberikan tekstur daging yang lebih lunak. Selain itu, ayam juga kerap dipotong dalam ukuran kecil untuk bisa mempercepat proses pemasakan.

Potongan daging ayam yang ada pada kuliner ayam garang asem Bali ini kemudian berpadu dengan beragam bumbu khas. Perpaduan tersebut menghasilkan kuah kaldu ayam dengan warna bening yang memiliki rasa gurih dan pedas. Tidak hanya itu, Anda juga akan menemukan rasa asam yang berasal dari penggunaan belimbing wuluh. Dengan rasanya yang pedas dan segar itu, garang asem khas Bali menjadi jenis makanan yang tepat kalau disantap pada suasana dingin.

Cara Membuat Ayam Garang Asem Khas Bali

Ayam Garang Asem 3 » Ayam Garang Asem, Kuliner Bali dengan Kuah Gurih dan Segar

via Bawah Laci

Menemukan kuliner ayam garang asem khas Bali di Pulau Dewata bisa cukup menyulitkan. Bahan utama yang perlu Anda siapkan untuk pembuatan ayam garang asem khas Bali tentu saja adalah ayam kampung jantan. Selain itu, beberap abumbu yang disebut dengan base wangen juga menjadi bahan yang tak bisa dilewatkan.

Base wangen ini terdiri dari beragam jenis bahan. Bahan-bahan tersebut di antaranya adalah, merica, pekak atau bunga lawang, cengkih, kayu manis, serta ketumbar. Selain itu, proses pemasakan ayam garang asem juga harus dilakukan dengan api kecil. Pemasakannya juga membutuhkan waktu sekitar 2 jam, untuk memastikan bumbu bisa merasuk ke daging dan membuat tekstur daging menjadi lebih lembut.

Mengenai cara penyajiannya, garang asem khas Bali bisa disajikan dengan begitu fleksibel. Anda dapat memilih untuk menyantap ayam garang asem dengan disertai usus ayam goreng, plecing, sambal matah, ataupun sate lilit ayam.