Ciri Khas Kebaya Khas Bali yang Membedakannya dengan Kebaya Daerah Lain

kebaya khas Bali

Kebaya menjadi jenis pakaian tradisional yang dapat ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia. Anda tidak hanya bisa menemukan kebaya di Jawa, tetapi juga saat berkunjung ke Bali. Meski terlihat sama, tetapi kebaya khas Bali punya ciri khas yang membuatnya beda dengan kebaya yang biasa digunakan oleh orang-orang dari suku Jawa.

kebaya khas Bali 2 » Ciri Khas Kebaya Khas Bali yang Membedakannya dengan Kebaya Daerah Lain

Masyarakat Bali kerap mengenakan kebaya tradisional dalam berbagai kesempatan. Bahkan, kebaya menjadi pakaian adat yang wajib digunakan saat melakukan aktivitas sembahyang di pura. Meski berlabel sebagai pakaian tradisional, kebaya terbukti mampu menjadi salah satu pakaian favorit. Apalagi, kebaya adat yang berasal dari Bali, memiliki desain yang atraktif, tak kalah dengan baju modern.

Lalu, apa saja yang membuat kebaya dari Bali memiliki perbedaan dengan kebaya dari Jawa? Ada tiga faktor utama yang bisa Anda gunakan untuk mengenali perbedaan kebaya dari Bali dengan kebaya dari daerah lain di Indonesia tersebut, yakni:

Jenis Kain yang Digunakan untuk Kebaya Khas Bali

Faktor pertama yang bisa Anda jadikan patokan dalam mengetahui perbedaan kebaya Bali adalah pada jenis kain yang digunakan. Biasanya, Anda akan menemukan kebaya Bali yang dibuat dengan dua jenis bahan. Bahan pertama, adalah kain brokat. Selain itu, Anda juga bisa menemukan kebaya Bali dari bahan kain katun. Kedua jenis kain ini, memberi rasa nyaman dan terhindar dari rasa gerah.

baca juga: Mengenal Jenis Pakaian Adat Bali Berdasarkan Fungsi dan Tingkatannya

Kain pada kebaya adat dari Bali, juga biasanya disertai dengan motif-motif khusus. Jenis motif yang kerap digunakan adalah motif berupa bunga teratai serta motif bulat. Penggunaan motif ini sangat jauh berbeda pada kebaya dari Jawa yang umumnya memakai motif kain berupa lekukan panjang.

Pilihan Warna Kebaya Adat Bali

Ciri khas selanjutnya yang bisa Anda temukan pada pakaian adat berupa kebaya Bali adalah pada pemilihan warna. Secara umum, kebaya Bali dibuat dengan kain dengan opsi warna yang cerah. Anda bakal sangat jarang menemukan kebaya Bali dengan warna hitam, abu-abu, atau warna-warna gelap lain. Sebaliknya, tersedia banyak pilihan kebaya Bali dengan warna putih, merah, oranye, kuning, dan semacamnya.

Cara Pemakaian Selendang Kebaya Bali Beda dengan Kebaya Jawa

kebaya khas Bali 1 » Ciri Khas Kebaya Khas Bali yang Membedakannya dengan Kebaya Daerah Lain

Perbedaan yang paling mencolok antara kebaya Bali dengan kebaya Jawa adalah terletak pada cara pemakaian selendang. Selendang pada kebaya orang Jawa, digunakan sebagai selempang di pundak. Namun, lain halnya dengan selendang pada kebaya Bali. Umumnya, selendang tersebut ditempatkan dalam kondisi terikat pada bagian pinggang.

baca juga: Pura Tirta Sudamala Bangli, Pura Suci dengan Suasana yang Alami di Bali

Cara pemakaian selendang pada kebaya Bali tersebut memiliki makna yang sangat penting. Pengikatan selendang merupakan simbol pengikatan nafsu serta perilaku buruk ketika memasuki area pura. Biasanya, selendang yang digunakan juga memiliki warna yang kontras dibandingkan dengan warna kain kebaya.

Pada beberapa kasus, Anda juga dapat menambahkan pernak-pernik pada ikatan selendang tersebut. Salah satunya adalah dengan menempatkan bros berukuran besar. Dijamin, bakal terlihat cantik dan anggun ketika Anda mengenakan pakaian adat yang satu ini. Cocok juga untuk pilihan oleh-oleh, lho!

baca juga: Bingung Cari Oleh-oleh Khas Bali?

Apalagi, untuk membeli kebaya Bali sebagai oleh-oleh juga sangat gampang. Anda bisa menemukannya di pasar tradisional atau pusat oleh-oleh seperti The Keranjang, Krisna Bali, dan semacamnya.

Foto via Spicee.net