Desa Sukarara, Pilihan Desa Wisata Tempat Tinggal Suku Sasak di Lombok

Desa Sukarara

via Paketwisatamurahlombok.com

Selain Bali yang memiliki tempat wisata keren, Lombok juga memiliki potensi wisata yang tak kalah keren. Dari wisata alam, wisata buatan hingga wisata budaya antara Bali dan Lombok sama-sama bagus. Berbicara tentang wisata budaya, tak hanya Bali yang memiliki wisata adat, Lombok juga memiliki wisata adat juga. Namanya adalah Desa Sukarara, salah satu desa adat di Lombok yang berlokasi di kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

baca juga: Liburan ke Nusa Penida Lanjut ke Lombok, Bagaimana Caranya?

Desa sukarara dihuni oleh warga suku sasak. Yang mana penduduk di sana memiliki keramahan yang luar biasa saat menyambut pelancong yang jalan-jalan di desa adat ini. Selain itu aksesnya pun tidak terlalu merepotkan karena desa ini dekat dengan banyak tempat wisata lainnya seperti Tanjung Aan, Desa Banyumelek, Desa Sade dan lain-lain.

desa sukarara 1 » Desa Sukarara, Pilihan Desa Wisata Tempat Tinggal Suku Sasak di Lombok

via Marlionlic.com

Memasuki desa ini serasa kita berada di sebuah desa dengan kultur budaya tinggi. Anda bisa melihat replica rumah adat suku sasak yang kokoh berdiri. Rumah adat tersebut seperti rumah panggung dengan tangga yang menghubungkan pintu utama. Atapnya terbuat dari ilalang sehingga dari kejauhan rumah adat ini terlihat berwarna kuning.

baca juga: Pantai Kuta Tak Hanya Ada di Bali, Lombok Juga Punya Lho!

Suasana di Desa Sukarara

Rumah di desa ini sudah banyak yang memakai rumah modern. Di sepanjang jalan rumah-rumah berjejer rapi menciptakan keindahan kampong halaman. Pemandangan alam di sekitar cukup menarik dengan segala kerindangan dari pohon-pohon yang tumbuh disepanjang jalan.

Keunikan dari desa ini justru terletak pada adat yang dipegang teguh bagi setiap warga desanya. Menurut adat, perempuan Desa Sukarara, dibaca sukarare, harus memiliki keterampilan menenun. Sebab, jika Anda sudah pandai menenun, maka Anda dirasa pas, layak untuk menikah dengan pujaan hati Anda. Maka jangan heran bila hampir semua wanita desa ini bisa menenun dengan hasil yang bagus.

desa sukarara 2 » Desa Sukarara, Pilihan Desa Wisata Tempat Tinggal Suku Sasak di Lombok

via Paketwisatamurahlombok.com

Karena perempuan desa lebih suka menenun—alih-alih untuk keluar kota untuk mengadu nasib, jadi di sana banyak sekali toko-toko kain tenun yang bisa Anda jumpai. Selain itu, kunjungan desa tak sekadar melihat bangunan adat Desa Sukarara saja, tetapi Anda bisa melihat langsung proses pembuatan kain tenun di setiap rumah yang Anda kunjungi. Jika tertarik, Anda bisa meminta para wanita tersebut mengajarkan cara menenun dengan baik, layakanya seperti sedang melakukan kunjungan industri.

Atau mungkin Anda tertarik hal lain? Karena masih banyak yang bisa Anda lakukan di sini selain di atas. Seperti contohnya, Anda bisa menyewa baju adat dan bisa berswafoto sepuasnya di sepan replica rumah adat. Dan Anda bisa mempublikasikannya di akun media sosial Anda.

baca juga: Jembatan Gantung Kuno Lembar, Jembatan Layang Tua Peninggalan Belanda yang Begitu Kokoh di Lombok

Menariknya, ada juga adat Desa Sukarara di mana seorang perempuan yang sudah menikah harus memakai kain songket. Kain songket ini ada maksunya, karena menurut adat desa, kain songket adalah lambang kelanggengan. Jadi, diharapkan hubungan suami-istri tetap langgeng sampai ajal menjemput.

Lokasi Desa Sukarara

Jika anda tertarik mengunjungi Desa Sukarara, tempat ini cukup mudah dijangkau. Karena selain dekat dengan tempat wisata lainnya, tempat ini juga dekat dengan Bandara Internasional Lombok. Ya, hanya sekitar 20 km dari bandara, Anda sudah dapat menemukan desa ini. tertarik berkunjung?