Desa Wisata Kapal Mengwi, Desa dengan Tradisi Unik dan Menarik di Bali

Desa Wisata Kapal

Bali memiliki banyak desa yang dapat dijadikan sebagai tujuan untuk liburan. Kini kawasan pedesaan di Pulau Bali juga dijadikan sebagai objek wisata bagi para wisatawan baik dari lokal ataupun mancanegara. Salah satu desa yang ada di Bali yang bisa anda jadikan sebagi destinasi liburan adalah Desa Wisata Kapal.

Desa Wisata Kapal merupakan salah satu desa wisata yang juga sering diincar oleh para wisatawan sebagai tempat untuk menghabiskan masa liburannya. Desa Kapal dikenal sebagai desa yang unik dan berbudaya tinggi. Beragam tradisi unik masih dilestarikan oleh penduduk yang ada di Desa Kapal ini. Ketika anda berkunjung ke desa ini, anda mungkin bisa melihat para penduduknya sedang mengadakan sebuah tradisi.

Tradisi Desa Wisata Kapal

Tradisi yang terkenal di Desa Wisata Kapal adalah tradisi Aci Rah Pengangon atau penduduk setempat mengenalnya juga dengan sebutan tradisi perang Tipat – Bantal. Tradisi ini dilaksanakan di sekitar bulan September – Oktober,setiap purnama kapat atau saat purnama bulan keempat dalam penanggalan Bali (sasih kapat).

Jika anda berkunjung ke Desa Kapal pada bulan-bulan tersebut, anda mungkin saja dapat menjumpai tradisi Tipat Bantal ini. Tradisi Tipat Bantal ini merupakan tradisi saling menyerang dengan dilengkapi persenjataan berupa tipat yang merupakan sejenis ketupat dan jugga bantal. Tradisi ini diadakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas segala kelimpahan yang ada. Selain tradisi Tipat Bantal, di Desa Kapal juga terdapat banyak lagi tradisi unik lainnya, yaitu seperti tradisi Mendak Paluh.

baca juga: Desa Celuk Gianyar, Desa Wisata Penghasil Kerajinan Emas dan Perak di Bali

Desa Wisata Kapal 1 » Desa Wisata Kapal Mengwi, Desa dengan Tradisi Unik dan Menarik di Bali

via Soeswanto

Selain memiliki beragam tradisi, hal yang terkenal yang ada di Desa Kapal lainnya adalah Pura Sada. Lokasi dari Pura Sada ini sangat mudah untuk anda temukan. Letaknya berada di sekitar pemukiman penduduk. Masuk beberapa meter dari jalan utama jurusan Denpasar – Tabanan, anda sudah dapat melihat keberadaan Pura Sada, lokasiya kurang lebih 15 kilometer dari Denpasar. Pura Sada konon dibangun kisaran pada tahun 830 Masehi.

baca juga: Desa Wisata Nyuh Kuning Ubud, Tawarkan Suasana yang Lebih Dekat dengan Budaya Tradisional Bali

Desa wisata Kapal ini merupakan salah satu desa tradisional yang ada di Pulau Bali yang memiliki keragaman serta kekayaan adat dan budaya. Ketika anda menghabiskan waktu liburan anda disini pastinya akan terasa menyenangkan. Anda dapat melihat tradisi-tradisi unik yang dilakukan oleh penduduk desa, sehingga dapat menambah wawasan dan pengalaman juga.

Pemandangan yang ada di Desa Kapal ini juga tidak kalah menariknya. Pemandangan alam di sekitar Desa Kapal dapat menyenangkan mata siapapun yang memandang. Karena kawasan desa tidak sepadat yang ada di kota, jadi berkunjung ke Desa Kapal juga pas bagi anda yang ingin mencari suasana tenang dan damai.

Berkunjung ke Desa Kapal juga dapat menjadi salah satu alternatif bagi anda yang bosan karena selalu mengunjungi pantai saja ketika di Bali. Jadi, tidak ada salahnya jika sekali-kali bermain ke desa yang ada di Pulau Bali.

baca juga: Desa Toyapakeh Nusa Penida, Desa Wisata yang Memiliki Ikan Purba Terbesar

Cara Menuju Lokasi Desa Wisata Kapal

Bagi anda yang tertarik ingin mengunjungi Desa Kapal ini, maka Desa Kapal ini berada di kawasan Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Saat berkunjung ke Desa Kapal, jangan lupa bawa serta kawan-kawan atau keluarga anda juga.