Laklak Biu Men Bayu, Kuliner Tradisional Khas Penebel yang Selalu Diburu Wisatawan

Laklak Biu Men Bayu

via Tatkala

Laklak pisang menjadi kuliner tradisional khas Tabanan yang unik. Makanan ini memiliki tampilan mirip seperti crepes. Keunikan rasa dan tampilannya, membuat laklak pisang banyak dicari wisatawan. Satu tempat yang kerap dipilih untuk bisa mencicipi laklak adalah kedai Laklak Biu Men Bayu yang bisa dijumpai di Pasar Penebel, Tabanan.

Kedai Men Bayu menawarkan kuliner laklak pisang atau laklak biu dengan cara pembuatan tradisional. Secara usia, Kedai Men Bayu sebenarnya tidak terlalu lama. Kedai Men Bayu ini merupakan usaha yang dijalankan oleh pasangan suami istri Ni Nyoman Tanik bersama dengan I Ketut Sutarma. Keduanya menyediakan sajian berupa laklak biu atau laklak pisang secara rutin di kedainya yang ada di Pasar Umum Penebel.

Laklak Biu Men Bayu 2 » Laklak Biu Men Bayu, Kuliner Tradisional Khas Penebel yang Selalu Diburu Wisatawan

via Paonwimas

Nyoman Tanik memulai usaha membuat laklak biu pada tahun 2009. Usaha ini digelutinya secara terpaksa, karena suaminya menjadi seorang pengangguran. Namun, tak disangka ternyata laklak biu buatannya begitu disukai oleh para konsumen. Saat pertama kali membuat laklak biu, ada seseorang yang memesan sebanyak 50 biji laklak biu kepadanya. Sejak itu, laklak biu buatan Men Bayu selalu dikunjungi oleh para pencinta kuliner tradisional di Tabanan.

Cara Pembuatan Laklak yang Tradisional di Kedai Laklak Biu Men Bayu

Tidak ada resep rahasia atau turun-temurun yang membuat laklak biu di Kedai Men Bayu ini disukai oleh para pelanggan. Bahan-bahan yang digunakan tak jauh berbeda dibandingkan dengan laklak biu di tempat lain. Hanya saja, Men Bayu memiliki resep kelezatan pada metode pembuatan tradisional yang masih dipertahankannya.

Laklak Biu Men Bayu 3 1024x1024 » Laklak Biu Men Bayu, Kuliner Tradisional Khas Penebel yang Selalu Diburu Wisatawan

via kadek indah

Proses pembuatan laklak biu memanfaatkan alas yang terbuat dari tanah liat. Tungku yang digunakan untuk proses pembuatan laklak juga berupa tungku kayu. Men Bayu sengaja tidak menggunakan kompor gas karena tungku kayu membuat laklak biu buatannya jadi lebih enak. Sebagai tambahan, Men Bayu beserta suaminya juga memberikan pelayanan ramah yang membuat para pengunjung betah berlama-lama.

Suasana kedai milik Men Bayu juga begitu sederhana. Anda tidak akan menjumpai tempat duduk yang nyaman ketika berada di sini. Tempat duduk disediakan secara seadanya oleh Men Bayu. Bahkan, dinding kedai juga jauh dari kesan mewah. Apalagi, dinding tersebut terlihat menghitam karena bekas tungku kayu yang selalu digunakan oleh Men Bayu.

Variasi Laklak yang Modern di Kedai Laklak Biu Men Bayu

Laklak Biu Men Bayu 1 1024x698 » Laklak Biu Men Bayu, Kuliner Tradisional Khas Penebel yang Selalu Diburu Wisatawan

via Tatkala

Umumnya, laklak biu merupakan kuliner tradisional yang dibuat dengan isian atau topping berupa potongan pisang. Apalagi, dalam bahasa Bali, biu memiliki arti pisang. Laklak seperti ini bisa Anda temukan ketika berkunjung ke Kedai Men Bayu. Bahkan, potongan pisang yang ada di laklak buatan Men Bayu, akan terasa begitu manis.

Namun, Anda tidak hanya memperoleh menu berupa laklak rasa orisinal ketika berkunjung ke Kedai Men Bayu. Di sini, ada pula varian laklak modern dengan berbagai pilihan topping. Anda bisa memperoleh menu laklak stroberi, nanas, cokelat, ataupun keju. Dengan pilihan menu yang sangat beragam tersebut, laklak di tempat ini menjadi opsi kuliner yang menarik.

Selagi menyantap laklak di tempat ini, tidak akan cukup satu potong laklak untuk mengisi perut. Biasanya, para pengunjung kerap menghabiskan laklak dengan jumlah mencapai 3 sampai 4 biji. Kalau tertarik dan penasaran dengan laklak buatan Men Bayu, Anda bisa datang secara langsung ke kedainya yang berada di Pasar Penebel, Banjar Penebel Baleran, Desa Penebel.