Lawar Putih Khas Bali, Kuliner Tradisional Halal untuk Traveler Muslim

lawar putih khas Bali

via Masakan Dapur

Kesempatan liburan ke Bali dapat diisi dengan aktivitas berburu kuliner tradisional khas. Lawar menjadi pilihan yang menarik untuk mengisi aktivitas kuliner selama di Bali. Untuk wisatawan muslim, Anda juga tidak perlu khawatir. Ada varian lawar halal yang dapat Anda cicipi, salah satunya adalah lawar putih khas Bali.

lawar putih khas Bali 2 » Lawar Putih Khas Bali, Kuliner Tradisional Halal untuk Traveler Muslim

via Cookpad

Lawar putih khas Bali menjadi jenis olahan sayur yang dibuat dengan bumbu yang khas. Bumbu tersebut adalah bumbu Bali yang disebut dengan nama base gede. Bumbu ini dibuat dengan campuran antara kencur, jahe, kunyit, serta lengkuas. Pada lawar merah, Anda akan menjumpai penambahan darah segar di dalamnya. Namun, Anda tak akan menjumpai bahan darah pada lawar putih.

baca juga: Warung Nyoman Bedugul, Sajian Ayam Betutu di Sini Juara Banget

Cara Membuat Lawar Putih Khas Bali

Cara pembuatan lawar putih khas Bali tidak terlalu tulis. Biasanya, beragam jenis sayuran yang digunakan dimasak setengah matang. Selanjutnya, terdapat bahan kelapa panggang yang dicampurkan pada lawar. Pada proses pembuatannya, Anda akan menjumpai lawar putih yang disertai dengan beragam jenis daging, seperti babi, sapi, ayam, ataupun bebek.

Tak lupa, Anda juga perlu menambahkan beberapa bumbu tambahan seperti bawang goreng, kacang panjang, serta cabai. Setelah semua bahan tercampur dengan rata, usahakan untuk mengaduk dan meremas-remasnya. Dengan begitu, rasa dari lawar putih halal dari Bali ini terasa begitu merata. Untuk menikmatinya, Anda bisa menyantap lawar putih dengan disertai nasi hangat dan sambal matah.

lawar putih khas Bali 1 1024x819 » Lawar Putih Khas Bali, Kuliner Tradisional Halal untuk Traveler Muslim

via Masakan Dapur

baca juga: Nasi Lawar Kuwir, Kuliner Halal Khas Bali dengan Tanpa Campuran Babi

Cara Menikmati Lawar Putih Khas Bali

Anda bisa menjumpai lawar putih khas Bali tak hanya di pasar-pasar tradisional. Ada pula deretan restoran terkemuka dan modern di Bali yang menawarkan menu ini. Di restoran, Anda akan menjumpai lawar putih sebagai menu pendamping.

Biasanya, lawar putih khas Bali disediakan sebagai pendamping untuk menu utama ayam betutu. Perpaduan rasa keduanya cukup menarik. Terkadang, Anda juga bisa menemukan pilihan lawar lain yang disediakan pihak restoran, termasuk di antaranya adalah lawar kacang, lawar jagung bakar, ataupun lawar nangka.

Lawar Putih Khas Bali Sebagai Bagian dari Budaya

Keberadaan lawar sendiri merupakan kuliner yang menjadi bagian dari perpaduan budaya khas Bali dan agama. Bagi masyarakat Hindu Bali, lawar merupakan upaya untuk mengubah olahan daging untuk santapan manusia menjadi makanan untuk Dewata.

Dalam pembuatannya, lawar juga mempertimbangkan masalah keseimbangan dan keharmonisan. Bumbu yang digunakan, sengaja dibuat sehingga menciptakan rasa yang begitu harmonis. Proses pembuatannya juga tidak sembarangan, kerap disebut dengan nama ngelawar.

baca juga: Lawar Merah Khas Bali, Kuliner Ekstrem dengan Campuran Darah

Dalam proses ngelawar, Anda akan menjumpai banyak orang yang berpartisipasi secara gotong royong. Apalagi, ketika lawar yang dibuat bertujuan untuk digunakan pada upacara keagamaan. Dengan peran yang begitu penting tersebut, tidak heran kalau lawar menjadi jenis makanan yang sulit dilepaskan dari kehidupan masyarakat Bali.

Itulah informasi terkait lawar putih yang bisa jadi pertimbangan kuliner halal untuk traveler muslim di Bali. Cita rasa dari lawar ini tidak kalah dibandingkan dengan lawar lain yang dibuat dari bahan seperti daging babi ataupun darah. Hal yang paling penting, makanan ini bisa Anda cicipi dengan tanpa khawatir tentang kehalalannya.