Mengenal Lebih Jauh tentang Penjor Galungan, Wujud Rasa Syukur Warga Bali

penjor galungan

via Gembong Nurrasa

Perayaan Galungan di Pulau Bali selalu meriah setiap tahun. Salah satu bentuk keramaian tersebut adalah keberadaan penjor Galungan yang bisa ditemukan di pinggir jalan. Penjor tersebut, sengaja ditempatkan di depan rumah, kantor, ataupun pusat pertokoan yang ada di Bali.

penjor galungan 3 » Mengenal Lebih Jauh tentang Penjor Galungan, Wujud Rasa Syukur Warga Bali

via Gembong Nurrasa

Penjor Galungan dibuat dengan menggunakan batang bambu utuh yang melengkung pada bagian ujungnya. Masyarakat Bali melengkapi penjor ini dengan berbagai aksesori dan pernak-pernik sehingga membuatnya terlihat begitu menarik. Pada proses pembuatannya, penjor bisa menggunakan pelengkap berupa janur ataupun daun enau.

Makna Penjor Galungan

Keberadaan penjor Galungan bukanlah sekadar hiasan belaka. Masyarakat Bali menganggap penjor sebagai salah satu benda yang wajib dihadirkan saat perayaan Galungan. Apalagi, penjor memiliki sisi religius tersendiri bagi mereka. Penjor, oleh masyarakat Bali, merupakan simbol rasa syukur atas kemakmuran yang diberikan oleh Sang Hyang Widi Wasa kepada umat Hindu di Bali.

penjor galungan 2 » Mengenal Lebih Jauh tentang Penjor Galungan, Wujud Rasa Syukur Warga Bali

via Yanartha

baca juga: Wisata Budaya Menyaksikan Kemegahan Pura Luhur Lempuyangan Bali

Selain itu, bentuk penjor yang sengaja didesain tinggi menjulang merupakan representasi dari Gunung Agung. Apalagi, keberadaan Gunung Agung bagi masyarakat Bali begitu penting, karena dianggap sebagai tempat tinggal para Dewa. Bahan-bahan yang digunakan pada pembuatan penjor juga merupakan simbol kekuatan dewa. Oleh karena itu, pembuatan penjor tidak boleh sembarangan dan harus mengikuti tata aturan yang berlaku.

Unsur yang Harus Ada dalam Penjor Galungan

Seperti yang telah disebutkan, pembuatan penjor harus dilakukan dengan mengikuti aturan yang telah diturunkan secara turun-temurun. Bahan yang digunakan untuk membuat penjor, harus dari alat serta unsur yang ada di alam semesta. Anda tidak akan menjumpai penjor yang dibuat dengan menggunakan bahan olahan pabrik di Bali.

penjor galungan 1 » Mengenal Lebih Jauh tentang Penjor Galungan, Wujud Rasa Syukur Warga Bali

via Indonesia Kaya

baca juga: Menelusuri Wisata Budaya Bali di Desa Adat Tenganan Pegringsingan

Batang bambu serta jenis daun menjadi unsur yang wajib ada dalam penjor galungan. Jenis daun yang bisa digunakan bisa beragam. Anda akan menemukan penjor dengan disertai janur, pakis aji, cemara, ataupun andong. Tak lupa, ada pula hasil bumi seperti pala bungkah, pala gantung, ataupun pala wija.

Bambu pada penjor merupakan simbol kekuatan dari Dewa Brahma. Janur, menjadi simbol Hyang Mahadewa. Kelapa adalah representasi Hyang Rudra. Sementara itu 3 jenis hasil bumi simbol kekuatan Dewa Wisnu, serta sanggah menjadi lambang Dewa Syiwa.

Desain Penjor Galungan Kekinian di Bali

Meski begitu, Anda terkadang bisa saja menjumpai penjor yang tidak memiliki nilai religius. Penjor seperti ini, sengaja dibuat untuk menampilkan kesan dekoratif pada sebuah bangunan. Apalagi, ketika penjor tersebut sengaja ditempatkan di depan bangunan rumah umat selain Hindu. Hal seperti ini, bagi masyarakat Hindu Bali cukup lumrah dan tidak mengurangi makna dari penjor itu sendiri.

baca juga: Rumah Topeng dan Wayang Setia Darma, Wisata Budaya Gratis di Gianyar

Sebagai tambahan, desain penjor yang ada sekarang juga semakin atraktif. Bahkan, tak jarang ada masyarakat Hindu Bali yang rela mengeluarkan uang cukup banyak untuk mendesain penjor Galungan yang terlihat begitu mewah. Hal ini tidak terlalu menjadi permasalahan. Asalkan, unsur yang ada dalam penjor tersebut sesuai dengan aturan yang ada.

Bagi wisatawan, keberadaan penjor Galungan menjadi daya tarik yang begitu tinggi. Wisatawan berkesempatan untuk menyaksikan kemeriahan Galungan lewat keberadaan penjor-penjor itu. Di waktu yang sama, Anda juga dapat menjadikan penjor sebagai objek foto yang cukup menarik.