Mengetahui Beragam Jenis Sapaan yang Biasa Digunakan Warga Bali

sapaan orang Bali

via Reuters

Mempelajari bahasa lokal ketika berkunjung ke sebuah tempat bisa jadi sarana tepat untuk mengakrabkan diri. Selama di Bali, Anda bisa pula mencoba untuk sedikit-sedikit belajar bahasanya. Tidak perlu belajar secara komprehensif. Sebagai langkah awal, Anda dapat memilih untuk mengetahui jenis-jenis sapaan yang tepat untuk orang Bali.

sapaan orang Bali 1 » Mengetahui Beragam Jenis Sapaan yang Biasa Digunakan Warga Bali

via Masbroo

Kata sapaan yang digunakan oleh orang Bali bisa berbeda-beda sesuai dengan status, usia, ataupun jenis kelamin masing-masing. Kesalahan dalam mengucapkan kata sapaan, bisa membuat Anda malu. Bahkan, bisa pula dianggap sebagai tindakan yang tidak sopan. Oleh karena itu, untuk terhindar dari hal-hal tak mengenakkan tersebut, yuk belajar kata sapaan dalam bahasa Bali yang tepat.

Jenis Sapaan untuk Laki-Laki Bali

sapaan orang Bali 2 » Mengetahui Beragam Jenis Sapaan yang Biasa Digunakan Warga Bali

via Reuters

Ketika Anda berhadapan dengan orang berjenis kelamin laki-laki selama di Bali, ada beberapa jenis kata sapaan yang bisa dipakai, yakni:

1. Bli
Kata sapaan ini menjadi jenis kata yang familier di telinga masyarakat awam. Kata bli bisa Anda gunakan ketika berhadapan dengan laki-laki Bali sebagai sarana untuk pengakraban. Selain itu, bli juga menjadi sapaan yang tepat kalau Anda berhadapan dengan orang yang lebih tua beberapa tahun dan masih berusia muda.

2. Gus
Kalau Anda berhadapan dengan orang Bali remaja yang tidak dikenal, bisa memanggilnya dengan sapaan gus. Arti gus dalam bahasa Bali adalah ganteng. Selain itu, Gus juga digunakan untuk penyebutan Ida Bagus yang merupakan panggilan orang Bali yang berasal dari kasta Brahmana. Ida Bagus kerap pula disingkat menjadi debagus.

3. Jero
Panggilan menggunakan kata jero juga kerap digunakan sebagai bentuk penghormatan. Panggilan ini bisa Anda gunakan ketika berhadapan dengan pemuka agama atau orang yang berkasta tinggi. Biasanya, Anda akan menemukan sapaan berupa Jero Mangku ataupun sapaan Jero yang disambung dengan nama.

Selain Jero, kata sapaan yang ditujukan untuk pemuka agama juga adalah Ratu Aji bisa pula disingkat menjadi Tuaji. Sementara itu, ada pula sebutan berupa Gus Aji yang disematkan kepada pemuka agama yang masih belum menikah.

4. Pekak
Kalau Anda berhadapan dengan orang yang sudah berusia sangat tua, panggilan yang tepat adalah Pekak atau disingkat Kak. Sebagai alternatif, Anda dapat pula menggunakan sapaan Wayah atau Datuk.

Kata Sapaan yang Digunakan untuk Perempuan di Bali

Seperti halnya sapaan untuk laki-laki, jenis sapaan untuk wanita Bali juga sangat variatif. Beberapa di antaranya adalah:

1. Mbok
Mbok merupakan kata sapaan yang setara Bli, dipakai untuk memanggil orang yang dianggap sebagai kakak atau lebih senior.

2. Jegeg atau geg
Geg juga bisa digunakan kalau Anda ingin menyapa remaja perempuan di Bali. Jegeg memiliki arti cantik.

3. Ida Ayu atau Dayu
Panggilan berupa Dayu atau Ida Ayu menjadi sapaan yang tepat ketika berhadapan dengan wanita yang berasal dari kasta Brahmana.

4. Jero
Jero tidak hanya menjadi sapaan yang berlaku untuk laki-laki. Kata sapaan ini juga bisa Anda gunakan ketika berhadapan dengan wanita Bali yang berasal dari kasta lebih tinggi. Selain itu, ada pula panggilan Ratu Biang atau Dayu Biang yang ditujukan kepada keluarga dari pemuka agama.

5. Nini
Untuk panggilan kepada nenek, ada beberapa sapaan yang bisa Anda gunakan. Sapaan yang paling sering digunakan adalah nini atau ninik. Namun, Anda juga bisa menjumpai sapaan dengan kata odah, niyang, atau dadong.

6. Men
Panggilan untuk wanita berusia baya juga kerap menggunakan men, mek, atau meme. Panggilan ini dipakai untuk menggantikan panggilan Ibu, seperti pada Ibu Nyoman menjadi Men Nyoman.

Itulah daftar kata sapaan yang bisa Anda gunakan selama berada di Bali. Jangan sampai keliru, ya!