Ciri Ragam Motif dan Makna Corak Batik Bali


Batik merupakan salah satu ciri fashion ala Indonesia dengan beragam motif dan juga makna di dalamnya. Saat ini ada banyak macam batik, dan hampir setiap daerah memiliki corak khas masing-masing. Misalnya saja batik Bali, yang merupakan salah satu icon khas dari turis untuk dibawa ke asalnya masing-masing. 

Motif batik Bali sendiri ada banyak corak dan pola yang memiliki makna atas simbol-simbol di dalamnya. Menarik sekali bukan? Oleh karena itu mari simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Sejarah Batik Bali

Pada awalnya masyarakat Bali membuat batik secara kelompok atau individual dengan pola yang diturunkan oleh leluhur atau kreasi sendiri. Sehingga batik tulis ini pun berkembang secara lokal saja dan karena prosesnya lama jadi tidak dapat memenuhi permintaan pasar. 

Kemudian, baru pada tahun 1970 barulah diperkenalkan teknik cap dengan peralatan tradisional atau manual oleh Pande Ketut Krisna. Maka sejak saat itulah batik bali semakin berkembang dan lebih luas lagi skala produksinya untuk memenuhi permintaan pasar. Secara garis besar, batik Bali memiliki ciri: 

  • Ada corak lokal berupa bunga kamboja, burung, pemandangan alam, ikan dan keseharian masyarakat Bali. 
  • Ada motif upacara keagamaan atau ritual tertentu yang sudah menjadi adat dan budaya. 
  • Ada lambang dari makhluk mitologi yang disebut dalam legenda atau mitos lokal.

Macam Ciri, Makna, dan Asal Motif Batik Bali

motif batik bali
(sumber gambar: Riverspace.org)

Dari sekian banyak motif yang beredar di pasaran, maka motif yang dimiliki batik asal Bali ini pun beragam. Belum lagi sentuhan kreatifitas kontemporer membuat motifnya semakin banyak saja. Akan tetapi, dari sekian banyak corak dan rupanya, berikut ini beberapa yang paling umum dijumpai.

1. Motif Singo Barong

Seperti namanya, motif ini ditandai dengan kehadiran corak kepala barong yang khas dengan seringai serta taring tajamnya. Tampilan menyeramkan dari makhluk mitos bernama Barong ini, ketika diimplementasikan dalam bentuk karya batik hasilnya cantik dan unik. 

Tidak heran jika motif ini menjadi yang paling banyak dicari dan menjadi ikon khas setelah mengunjungi Bali. Apalagi batik ini memiliki makna kekuatan, keperkasaan dan penolak hal-hal buruk bagi pemilik atau pemakainya. Sangat menarik untuk dibungkus sebagai oleh-oleh.

2. Merak Abyor Hokokai

Akulturasi budaya Jepang yang sempat menjajah Indonesia nyatanya ada pula yang terserap dalam seni batik. Ya, benar, motif merak abyorhokokai ini memang sekilas seperti seni lukis dari Jepang. 

Campuran warna-warna pastel dan ornamen merak yang ikonik, tercampur dengan sempurna dengan ornamen daun dan tangkainya yang merupakan pengejawantahan keindahan alam Bali. Jadi kalau memiliki batik ini, dengan segala warnanya yang ceria pemilik dapat ingat pada keindahan Pulau Dewata ini. 

3. Jagatan Pisan atau Pisan Bali

Tidak seperti kebanyakan batik Bali yang full color, batik ini dominan berwarna gelap yaitu hitam, coklat dan sedikit putih yang menjadi pemanis pola. Menariknya lagi, batik ini memiliki makna mendalam yaitu hadiah bagi pasangan yang berjauhan. Tujuannya sebagai pendamping atau menemani dan berisi harapan, doa serta hal-hal baik agar selamat. 

4. Batik Buketan

Sekali lihat pasti paham dengan motif batik Bali satu ini. Karena buket bunga yang cantik menjadi ciri khasnya. Seperti namanya, maka batik jenis ini selalu berupa pola-pola cantik dari buket bunga tertentu. 

Ragam buketnya pun bervariasi, ada yang dari bunga dan daun mungil, ada yang bunganya berukuran besar dan banyak lagi lainnya. menariknya, batik cantik ini diperkenalkan secara luas oleh warga negara Belanda yang menyukai seni khas Bali, yaitu Cristina Van Zuylen pada tahun 1880. 

5. Batik Ulamsari

Khasnya dari motif batik Bali ini adalah keberadaan satwa laut di dalamnya. Mulai dari ikan, udang dan lainnya. Tidak ketinggalan ada flora laut berupa daun-daunan kecil dengan tangkai-tangkai imut yang membuat motifnya semakin manis dan unik. 

Apalagi warna-warna yang melekat cukup mencolok dan ceria, sangat pas untuk generasi muda yang ingin tampil kekinian dengan batik Bali. Menariknya lagi, motif ini memiliki makna keceriaan, keindahan laut Bali dan juga kekayaan sumber daya alam negara maritim.

6. Penari Bali

Penari Bali memang tidak diragukan lagi pesona dan kecantikkannya yang luar biasa. Gerakan-gerakan khas yang tajam dan gemulai penuh daya pikat, tertuang dalam selembar kain motif batik Bali satu ini.

Batik ini biasa dipakai oleh wanita saat upacara adat atau menarikan tarian Bali. Selain itu, polanya yang cantik melambangkan keelokan dan kekentalan tradisi Bali yang luar biasa. 

Demikianlah bahasan mengenai batik Bali lengkap dengan ciri, jenis corak dan maknanya. Perlu diingat bahwa seni itu sangat luas dan melestarikan kesenian lokal yang sudah diwariskan oleh leluhur lewat keindahan batik, patutlah diapresiasi. Saat berkunjung ke Bali, jangan lupa untuk melihat keindahan dan keunikan kain batik Bali ya! 


Like it? Share with your friends!

Jarot Triguritno
Jarot is a content writer at Kintamani. He keeps on pursuing opportunities to engage with more people through articles about travel

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *