Pisang, Jenis Buah yang Begitu Penting Bagi Masyarakat Hindu Bali

pisang 1 600x308 » Pisang, Jenis Buah yang Begitu Penting Bagi Masyarakat Hindu Bali

Pisang memang dikenal sebagai jenis buah dengan kandungan nutrisi tinggi. Selain bisa menjadi sumber vitamin C, pisang berguna untuk melancarkan pencernaan. Namun, bagi orang-orang Bali, pisang memiliki makna yang jauh lebih penting. Mereka tidak hanya menggunakan pisang untuk bahan makanan. Pisang juga menjadi jenis buah yang kerap hadir dalam beragam upacara keagamaan.

pisang 1 » Pisang, Jenis Buah yang Begitu Penting Bagi Masyarakat Hindu Bali

Konsumsi pisang oleh masyarakat Bali begitu tinggi. Setiap harinya, Anda bisa menemukan bahwa pisang dengan jumlah mencapai berton-ton didatangkan ke Pulau Bali. Pisang itu tidak hanya didapatkan dari kebun pisang milik warga Bali, tetapi juga dari pulau-pulau seberang, seperti NTT, NTB, serta Pulau Jawa. Hal itu mereka lakukan karena kebutuhan tinggi yang tak bisa dipenuhi oleh para petani pisang lokal.

Makna Pisang Bagi Masyarakat Hindu Bali

Masyarakat Hindu Bali memang menganggap pisang sebagai buah yang spesial. Bahkan, pisang dianggap sebagai pohon yang keramat dan merupakan perwujudan dari Dewi Kali. Bahkan, di Benggala India, pelaksanaan upacara pernikahan dilakukan di bawah pohon pisang. Upacara tersebut juga dilakukan dengan mengucapkan pujian serta rasa syukur terhadap keberadaan pohon pisang.

pisang 2 » Pisang, Jenis Buah yang Begitu Penting Bagi Masyarakat Hindu Bali

baca juga: Wisata Murah Menyaksikan Kebun Bunga Gumitir Desa Plaga di Bali

Pohon pisang juga dianggap sebagai pohon dengan nilai filosofi yang begitu dalam. Masyarakat Bali menganggap bahwa pohon ini sebagai pohon yang memberi teladan karena kemampuan bertahan hidupnya yang begitu tinggi. Anda akan tetap menemukan keberadaan pohon pisang meski telah melewati musim kemarau ataupun banjir ketika musim hujan.

Tak hanya itu, pohon pisang juga mengajarkan masyarakat Bali untuk hidup dengan penuh manfaat. Hal itu dibuktikan dengan pemanfaatan pohon pisang dalam beragam bentuk. Anda bisa menjumpai masyarakat Bali tidak hanya memanfaatkan buah pisang. Mereka juga menggunakan daun pisang untuk pembungkus makanan serta batang pohon pisang sebagai bahan untuk sayur.

baca juga: Sambal Bongkot Bali, Sambal Nikmat dengan Aroma Khas Bunga Kecombrang

Menariknya, semua manfaat yang bisa diperoleh dari pisang itu bisa didapatkan dengan usianya yang terbilang singkat. Hal ini menjadi tuntunan bagi masyarakat Bali untuk selalu berusaha memberikan manfaat, tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada lingkungan kapan saja dan di mana saja.

Pemanfaatan Pisang di Pulau Bali

Seperti yang telah disebutkan, pemanfaatan pohon pisang dilakukan secara menyeluruh oleh masyarakat Bali. Pisang menjadi jenis buah yang tak bisa terlewat dalam setiap persembahan sesajen. Oleh karena itu, kebutuhan terhadap pasokan pisang begitu tinggi ketika masyarakat Bali merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Tak hanya itu, pisang juga menjadi jenis buah yang kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat jajanan. Hasil kreasi masyarakat Bali dalam menggunakan pisang sebagai bahan jajanan juga cukup kreatif. Hal ini bisa dibuktikan dengan keberadaan pisang rai ataupun laklak pisang.

Selain itu, batang pohon pisang, utamanya pisang yang masih berusia muda juga begitu bermanfaat bagi masyarakat Bali. Mereka kerap menggunakan batang pohon pisang muda sebagai bahan untuk membuat sayuran yang disebut dengan jukut ares. Seperti halnya pisang sebagai sesajen, jukut ares ini juga kerap hadir saat perayaan upacara keagamaan sebagai sarana penyajian kepada para peserta.

Tak cukup sampai di situ. Pisang yang masih berupa pohon juga punya manfaat besar. Para petani bali kerap menggunakan pisang untuk memagari kebun. Hal ini mereka lakukan karena pisang punya fungsi efektif menghalau hama tanaman.