Pura Luhur Silayukti Padangbai, Pura yang Menjadi Lokasi Semedi dan Moksha Mpu Kuturan

Pura Luhur Silayukti Padangbai

via @secretbeautytravel

Nama Mpu Kuturan memiliki peran yang sangat penting bagi umat Hindu di Bali. Beliau dikenal sebagai seorang mpu yang secara khusus memiliki keahlian dalam membangun pura. Banyak pura yang merupakan hasil karya dari Mpu Kuturan, salah satunya adalah Pura Besakih. Nah, berbicara mengenai sosok Mpu Kuturan, Anda tidak bisa melewatkan keberadaan Pura Luhur Silayukti Padangbai. Pura ini dikenal sebagai tempat bersemedi sekaligus moksha Mpu Kuturan.

Pura Luhur Silayukti Padangbai 3 » Pura Luhur Silayukti Padangbai, Pura yang Menjadi Lokasi Semedi dan Moksha Mpu Kuturan

via @gusdek_sasa

Pura Luhur Silayukti sendiri merupakan salah satu pura yang dibangun dan didesain oleh Mpu Kuturan. Di Bali, Mpu Kuturan bukanlah nama sebuah tokoh, melainkan nama dari jabatan. Sosok Mpu Kuturan yang terkenal masyhur di Bali adalah Mpu Rajakerta
dengan gelar brahmanasista atau pandita ahli. Sebagai seorang Mpu Kuturan, beliau tidak memiliki keturunan dan tidak pernah menjalani perkawinan seumur hidupnya.

Pura Luhur Silayukti Padangbai 2 » Pura Luhur Silayukti Padangbai, Pura yang Menjadi Lokasi Semedi dan Moksha Mpu Kuturan

via @secretbeautytravel

Karena memiliki peran penting dalam perjalanan hidup Mpu Kuturan, Pura Luhur Silayukti kini dikenal sebagai salah satu pura berstatus dang kahyangan di Bali. Pura dengan status dang kahyangan, merupakan jenis pura yang proses pembangunannya dilakukan dengan tujuan untuk penghormatan seorang tokoh. Dalam hal ini, Pura Luhur Silayukti merupakan tokoh yang memperoleh penghormatan tersebut.

Kompleks Pura Luhur Silayukti di Karangasem

Pura Luhur Silayukti Padangbai 1 » Pura Luhur Silayukti Padangbai, Pura yang Menjadi Lokasi Semedi dan Moksha Mpu Kuturan

via @tamasszamosvari

Saat berkunjung ke Pura Luhur Silayukti, Anda akan menemukan area kompleks pura yang cukup luas. Di dalam kompleks pura ini, Anda akan menemukan 3 buah pura, yakni:

1. Pura Silayukti
Secara posisi, Pura Silayukti merupakan bangunan pura yang diapit oleh dua pura lainnya di kompleks Pura Luhur Silayukti. Pura ini terbagi menjadi 3 area halaman, yakni jaba pura (halaman luar), jaba tengah (halaman tengah), serta jeroan (halaman dalam). Jaba tengah memiliki tembok panyingker dengan dua pintu gerbang yang berbentuk candi bentar. Kedua pintu gerbang tersebut sengaja dihadapkan ke arah selatan dan barat. Selain itu, di sini terdapat beberapa pelinggih, yang paling tinggi adalah pelinggih Bhatara Empu Kuturan.

2. Pura Tanjung Sari
Selanjutnya adalah Pura Tanjung Sari yang memiliki jarak sekitar 100 meter dari Pura Silayukti. Pura ini sengaja ditempatkan menghadap barat dan merupakan pura yang dibangun untuk lokasi pemujaan Mpu Beradah yang merupakan adik dari Mpu Kuturan. Di masa lalu, Mpu Beradah sempat melakukan perjalanan ke Pura Silayukti dengan tujuan bertemu dengan Mpu Kuturan. Lokasi yang kini menjadi tempat berdirinya Pura Tanjung Sari, merupakan tempat beristirahatnya Mpu Baradah dalam perjalanan tersebut.

3. Pura Telaga Mas
Pura yang ketiga di kompleks Pura Luhur Silayukti Karangasem adalah Pura Telaga Mas. Dibandingkan dengan dua pura lain, pura ini memiliki desain bangunan yang sederhana. Bahkan, bisa dibilang Pura Telaga Mas hanyalah berupa bangunan altar. Lokasi pura ini dapat Anda temukan di sebelah utara dari Pura Silayukti, dengan jarak sekitar 20 meter. Lokasi berdirinya Pura Telaga Mas, konon merupakan bekas tempat pemandian dari Mpu Kuturan.

Piodalan di Pura Luhur Silayukti Padangbai

Status sebagai pura dang kahyangan tidak membuat pura ini sebagai pura yang spesial. Meski begitu, Anda akan menemukan adanya perhelatan upacara ngajar-ajar yang merupakan upacara penjemputan roh. Selain itu, Anda juga akan menemukan adanya pelaksanaan piodalan yang berlangsung secara rutin di Pura Luhur Silayukti. Piodalan itu berlangsung setiap 210 hari sekali, tepatnya jatuh pada hari Buda, Kliwon, Matal.

Selain itu, ada hal yang unik selama prosesi piodalan di Pura Luhur Silayukti. Di sini, Anda tidak akan menemukan sesajen yang dibuat dengan bahan dari daging sapi. Selain itu, Pura Luhur Silayukti juga tidak mengenal adanya piodalan alit serta piodalan ageng yang biasa diadakan di pura lain.