Pura Maospahit Denpasar, Wisata Sejarah Berkunjung ke Peninggalan Kerajaan Majapahit di Bali

Pura Maospahit Denpasar

Wisata Pura Maospahit Denpasar (Tonja) merupakan bangunan peninggalan masa Kerajaan Majapahit pada abad 14-15 M. Besarnya wilayah kekuasaan kerajaan Majapahit tentu meninggalkan bangunan maupun benda-benda di berbagai tempat di Nusantara.

Pura Maospahit Denpasar, merupakan salah satu bangunan berarsitektur Jawa Timur-an yang ada di Bali. Di bagian gerbang berbentuk candi terbelah khas bangunan candi Jawa Timur. Juga patung di bagian gerbang yang menyimbolkan selamat datang.

Pura Maospahit Denpasar 1 1024x575 » Pura Maospahit Denpasar, Wisata Sejarah Berkunjung ke Peninggalan Kerajaan Majapahit di Bali

via Wikipedia

Sejarah Singkat Pura Maospahit Denpasar

Luas pura Maospahit ini sekitar 1 hektar dan hanya memiliki 3 ruangan atau tri suci mandala tiga, tetapi pura ini diperluas oleh kerajaan Majapahit pada tahun saka 1475 sehingga menjadi empat mandala.

Pura Maospahit adalah salah satu peninggalan Patih Kebo Iwa dari kerajaan Bali. Dalam prasati Pura Maospahit disebutkan kelahiran Kebo Iwa dan kekuatannya yang sangat terkenal hingga di luar pulau Bali.

Pura Maospahit Denpasar 3 1024x768 » Pura Maospahit Denpasar, Wisata Sejarah Berkunjung ke Peninggalan Kerajaan Majapahit di Bali

via Panoramio

Dalam sejarah, Kebo Iwa Patih kerajaan Bali adalah orang yang sangat ditakuti oleh Patih Gajah Mada kerajaan Majapahit. Selain itu, Kebo Iwa juga terkenal ahli Undalgi, arsitek tradisional Bali.

baca juga: Pura Agung Jagatnatha, Wisata Pura Terbesar di Kota Denpasar

Pura ini dibangun pada 1200 tahun saka, awalnya pura ini hanya berukuran kecil namun seiring Majapahit menguasai Bali, pura tersebut diperluas oleh Gajah Mada untuk menghormati Patih Kebo Iwa yang tangguh dan perkasa.

Lokasi Pura Maospahit Denpasar

Objek wisata Pura Maospahit (Tonja) berada di Jalan Dr. Sutomo Banjar Tatasan Kelod, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali. Dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Anda dapat berkendara selama 15 menit saja. Oleh karena itu, sangat disayangkan kalau wisata yang memiliki nilai sejarah tinggi ini Anda lewatkan begitu saja.

Jika Anda berkunjung dengan memakai kendaraan umum seperti bus, dapat berhenti di terminal bus kota Denpasar Utara. Kemudian, melanjutkan menggunakan ojek hingga ke Desa Tonja di Denpasar. Berkunjung ke Pura Maospahit akan memberikan pengalaman menarik selama liburan Anda. Selain itu, Anda dapat mempelajari sejarah dan tentu akan menjadi wisata edukasi untuk anak-anak Anda.

baca juga: Monumen Bajra Sandhi, Wisata Edukasi Sejarah Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar

Daya Tarik Pura Maospahit Denpasar

Memasuki gerbang, area pura dibagi 3 bagian yaitu arca terrakota , arca terrakota pregina dan fragmen terrakota serta relief garuda dan relief bima. Ada banyak bangunan atau benda seni peninggalan zaman prasejarah yang tidak ternilai. Diantaranya meja batu, prasada, batu pesiraman dan lain-lain. Seperti dijelaskan diatas, seluruh area dipenuhi dekorasi seperti candi yang ada di Jawa Timur.

Selain memamerkan benda dan bangunan prasejarah peninggalan kerajaan Majapahit, pura juga masih digunakan untuk melakukan beebagai upacara adat. Tak hanya itu, pagelaran berupa tarian juga digelar disini.

baca juga: Museum Lukisan Sidik Jari, Wisata Edukasi yang Unik di Denpasar

Fasilitas Pura Maospahit Denpasar

Pura Maospahit memiliki beragam fasilitas yang akan melengkapi kenyamanan Anda. Ada tempat ibadah, toilet, tempat istirahat, tempat parkir yang luas, area piknik dan masih banyak lainnya. Di dekat pura juga ada banyak penginapan, mulai dari yang murah hingga yang mewah tergantung pilihan Anda.

Saran ketika berkunjung, adalah untuk tetap menjaga keberaihan area serta jangan sampai mengotori ataupun usil terhadap benda maupun bangunan bersejarah ini. Dan tak ketinggalan, adalah untuk memotret segala momen selama berkeliling tour di Pura Maospahit.