Tradisi Megoak-goakan Buleleng, Permainan Tradisional Unik dari Bali yang Seru

Tradisi Megoak-goakan Buleleng

via Info Singaraja Bali

Permainan tradisional selalu menjadi pengisi aktivitas yang menyenangkan. Kalau Anda tengah berada di Bali, ada satu permainan tradisional unik yang bisa dicoba, yakni tradisi megoak-goakan Buleleng. Para wisatawan yang tengah liburan ke Buleleng pun kerap mencoba untuk memainkan permainan tradisional ini. Keikutsertaan pada permainan ini pun jadi salah satu pengalaman unik yang bisa Anda peroleh selagi liburan ke Bali.

Tradisi Megoak goakan Buleleng 1 » Tradisi Megoak-goakan Buleleng, Permainan Tradisional Unik dari Bali yang Seru

via Bali Kami

Tradisi megoak-goakan Buleleng ini merupakan jenis permainan tradisional yang berlangsung secara turun-temurun. Keberadaannya bahkan bisa ditelusuri hingga awal pendirian Kerajaan Buleleng. Apalagi, pemrakarsa dari permainan tradisional ini tak lain adalah Raja Ki Barak Panji yang pendiri dari Kerajaan Buleleng.

Asal Mula Sejarah Tradisi Megoak-goakan Buleleng

Kemunculan tradisi ini berawal dari Raja Ki Barak Panji yang tengah melihat keberadaan burung gagak yang tengah mengincar mangsa di depannya. Pada momen tersebut, Raja Ki Barak mendapati bahwa sang burung gagak melakukan taktik menarik untuk bisa menangkap mangsanya.

Setelah menyaksikan pemandangan tersebut, Raja Ki Barak pun mengaplikasikannya dalam permainan yang kemudian disebut Megoak-goakan. Goak berasal dari kata goak yang memiliki arti gagak dalam bahasa Bali. Permainan ini, biasanya dilakukan pada setiap perayaan Hari Raya Nyepi.

baca juga: Desa Sembiran Buleleng, Pilihan Menarik untuk Wisata Edukatif Bersama Keluarga

Bagi para prajurit Buleleng, Tradisi Megoak-goakan Buleleng menjadi penyemangat dalam setiap peperangan. Bahkan, dalam perang melawan Kerajaan Blambangan, Raja Ki Barak menggunakan permainan tradisional ini untuk meningkatkan semangat para prajurit. Akhirnya, pertempuran melawan prajurit Blambangan berhasil dimenangkan.

Cara Pelaksanaan Tradisi Megoak-goakan Buleleng

Permainan tradisional ini dilakukan secara berkelompok yang terbagi menjadi 2 kelompok. Masing-masing regu terdiri dari 5 orang sampai 11 orang. Masing-masing kelompok berperan sebagai goak serta mangsa. Selanjutnya, pemimpin dari goak harus berusaha untuk menangkap peserta yang berada di baris paling belakang kelompok lawan.

Tradisi Megoak goakan Buleleng 3 » Tradisi Megoak-goakan Buleleng, Permainan Tradisional Unik dari Bali yang Seru

via Info Singaraja Bali

Pelaksanaan permainan ini bisa dilakukan di lapangan dengan ukuran yang cukup luas. Agar permainan berlangsung lebih seru dan menyenangkan, permainan megoak-goakan ini kerap dilakukan di area berlumpur. Karena keseruannya, para wisatawan asing pun kerap tertarik untuk ikut bermain.

Hanya saja, usaha untuk saling menangkap ekor yang dilakukan oleh kelompok yang menjadi goak dibatasi oleh waktu. Biasanya, batas waktunya adalah selama 5 menit. Kalau tak bisa menangkap ekor kelompok lawan dalam batas waktu tersebut, dipastikan goak kalah.

baca juga: Air Terjun Tembok Barak Sambangan, Destinasi Wisata Alam Terbaru di Buleleng

Tradisi Megoak-goakan Buleleng Bisa Dijumpai di Desa Panji

Untuk mendapati dan berturut serta dalam permainan ini, Anda bisa datang ke Desa Panji yang ada di Kecamatan Sukasada, Buleleng. Masyarakat Desa Panji biasanya mengadakan permainan ini dalam acara besar sehari setelah perayaan Nyepi atau Ngembak Geni. Pelaksanaannya biasa dilakukan pukul 15.00 waktu setempat.

Tradisi Megoak goakan Buleleng 2 1024x625 » Tradisi Megoak-goakan Buleleng, Permainan Tradisional Unik dari Bali yang Seru

via YouTube

Nah, apakah Anda tertarik untuk mengikuti permainan tradisional khas Buleleng ini? Pastikan untuk membawa baju ganti ya. Karena, bisa dipastikan kalau baju Anda bakal penuh lumpur setelah berturut serta pada permainan megoak-goakan ini.

baca juga: Danau Kembar Buleleng, Dua Danau dengan Pemandangan Eksotis yang Menyegarkan Mata

Apalagi, tidak ada kriteria khusus untuk bisa berpartisipasi dalam permainan ini. Semua bisa ikut serta di dalamnya, baik warga lokal ataupun para wisatawan. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan momen pelaksanaan permainan ini untuk berburu foto unik selama berlibur ke Buleleng. Seru!