Tradisi Metatah Bali, Tradisi Mengikir Gigi Bagi Anak-Anak Menjadi Remaja

Tradisi Metatah Bali

via ulinulin

Tradisi Metatah Bali menjadi satu dari sekian banyak budaya yang unik di Pulau Dewata. Tradisi ini dilaksanakan oleh kaum Hindu di Bali. Pelaksanaannya pun telah dilakukan secara turun temurun sejak dulu.

Tradisi Metatah Bali adalah sebuah tradisi potong gigi. Tradisi potong gigi ini juga selain dikenal dengan sebutan Metatah, juga biasanya dikenal dengan sebutan Mepandes atau Mesanggih.

Tradisi Metatah Bali 2 » Tradisi Metatah Bali, Tradisi Mengikir Gigi Bagi Anak-Anak Menjadi Remaja

via viva

Tujuan Tradisi Metatah Bali

Tradisi Metatah Bali ini bukan berarti giginya harus dipotong hingga habis, melainkan dikikir agar rapi. Tujuan sesungguhnya dari tradisi Metatah adalah untuk menghilangkan segala keburukan pada diri dalam wujud bhuta, kala, pisaca, raksasa, yang artinya jiwa dan raga yang dilipuuti oleh watak Sad Ripu dapat menemukan hakekat manusia yang sejati. Sad Ripu sendiri merupakan enam jenis musuh yang timbul dari perbuatan yang tidak baik dalam diri manusia itu sendiri.

baca juga: Tradisi Megibung Karangasem, Wajah Keunikan Budaya Tradisional Bali

Keenam musuh tersebut adalah, kama yaitu hawa nafsu yang tidak terkendalikan, loba yaitu sifat ketamakan. Sifat ini selalu ingin mendapatkan yang lebih. Selanjutnya, krodha yaitu marah yang tak terkendalikan atau melampaui batas. Lalu, mada yaitu mabuk yang membawa kegelapan pikiran.

Tradisi Metatah Bali 3 » Tradisi Metatah Bali, Tradisi Mengikir Gigi Bagi Anak-Anak Menjadi Remaja

via kpf-bali

Berikutnya adalah moha yaitu kebingungan dan kurang mampu berkonsentrasi sehingga membuat tidak dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Terakhir, matsarya yaitu iri hati yang akhirnya menyebabkan permusuhan. Keenam musuh tersebut dilambangkan dengan mengikir atau merapikan 6 gigi pada rahang atas, yaitu empat gigi seri dan dua gigi taring kanan dan kiri.

Tradisi Metatah Bali Mengandung Nilai Religius Tinggi

Tradisi Metatah ini akan dilaksanakan oleh pria maupun wanita. Biasanya tradisi ini akan dijalankan bagi wanita setelah mendapatkan menstruasi pertama, bagi pria dapat dilakukan setelah mengalami perubahan suara.

baca juga: Uniknya Tradisi Makepung, Lomba Naik Kerbau di Jembrana

Namun saat-saat itu tidak harus menjadi patokan. Tergantung pada kondisi perekonomian warga tersebut. Tradisi Metatah ini sendiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit, banyak keperluan yang harus dipersiapkan, seperti perlengkapan sesajen, menggundang sanak saudara dan keluarga, jadi harus diperlukan kesiapan dana atau finansialnya.

Tradisi Metatah Bali 4 » Tradisi Metatah Bali, Tradisi Mengikir Gigi Bagi Anak-Anak Menjadi Remaja

via Sinar Harapan

Adanya tradisi Metatah sendiri juga dapat memberikan nilai estetika pada gigi masyarakat Bali, dimana gigi mereka akan tampak lebih rapi. Makna yang terkandung dalam tardisi Metatah atau potong gigi sendiri adalah sebagai tanda bahwa seseorang telah menginjak dewasa.

Sebagai bentuk wuud bakti orang tua kepada para leluhur yang telah menjelma menjadi anaknya, dan memiliki makna seseorang yang telah disucikan akan lebih mudah menghubungkan diri dengan para leluhur, dewata, Ida Sang Hyang Widhi, dan kelak diharapakan saat telah meninggal dunia dapat bertemu leluhurnya di surga.

baca juga: Melihat Keunikan Tradisi Perang Pandan Mekare-kare di Desa Tenganan

Begitu banyak keunikan yang ada pada tradisi masyarakat Bali, salah satunya pada tradisi potong gigi atau Metatah ini. Beberapa tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Bali ini juga dapat menjadi daya tarik bagi para wisatawan, sehingga para turis selain dapat merasakan keindahan alamnya saja, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat kebiasaan masyarakat Bali dengan melalui tradisi-tradisinya.

Para wisatawan yang berkunung biasanya akan tidak sengaja melihat berbagai upacara atau perayaan yang sedang diadakan oleh masyarakat Bali. Sehingga hal tersebut dapat menamabah keseruan liburan bagi para wisatawan.