Uniknya Pura Pucak Mangu Pelaga, Pura Kahyangan Jagat yang Ada di Puncak Gunung

Pura Pucak Mangu Pelaga

via mdsukmawijaya

Dari sekian banyak pura yang ada di Bali, beberapa pura memiliki lokasi yang sangat tidak biasa. Salah satunya adalah Pura Pucak Mangu Pelaga. Pura ini berada di puncak salah satu gunung tertinggi di Bali, yakni Gunung Catur (2096 mdpl) yang merupakan gunung tertinggi keempat. Oleh karena itu, butuh tenaga ekstra bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke sana.

Pura Pucak Mangu Pelaga 1 » Uniknya Pura Pucak Mangu Pelaga, Pura Kahyangan Jagat yang Ada di   Puncak Gunung

via jannhess

Pura ini memiliki sejarah yang sangat panjang. Bahkan, keberadaan pura ini dipercaya sudah ada sejak zaman megalitikum. Bukti sejarah keberadaan Pura Pucak Mangu di zaman megalitikum bisa diasosiasikan dengan keberadaan linga batu yang berukuran besar. Tidak hanya itu, pura ini juga menjadi lokasi tapa brata dari I Gusti Agung Putu yang tak lain merupakan pendiri Kerajaan Mengwi.

baca juga: Mengenal Sosok I Gusti Anglurah Panji Sakti, Raja Pertama dan Pendiri Kerajaan Buleleng

Pura Pucak Mangu Pelaga yang Berstatus Pura Kahyangan Jagat

Hal yang cukup menarik dari keberadaan Pura Pucak Mangu adalah statusnya sebagai salah satu pura kahyangan jagat di Bali. Perlu Anda ketahui, status sebagai pura kahyangan jagat merupakan posisi yang sangat penting. Di Bali, Anda hanya bisa menemukan 9 pura yang memiliki posisi sebagai pura kahyangan jagat.

Pura Pucak Mangu Pelaga 3 » Uniknya Pura Pucak Mangu Pelaga, Pura Kahyangan Jagat yang Ada di   Puncak Gunung

via mdsukmawijaya

Pentingnya status sebagai pura kahyangan jagat itu tak lain karena pura ini dipercaya sebagai stana dari para dewa. Sembilan pura yang termasuk memiliki status ini, masing-masing berada di 9 arah mata angin. Pura Pucak Mangu sendiri merupakan pura yang berada di arah barat laut. Masyarakat Hindu Bali percaya kalau Pura Pucak Mangu merupakan stana dari Dewa Sankara yang merupakan penguasa tumbuh-tumbuhan.

baca juga: Sustaining Lab Potato Head, Upaya Pengelolaan Sampah Mandiri oleh Kafe Kekinian yang Trendi

Lokasinya yang berada di Puncak Gunung Catur, membuat suasana di Pura Pucak Mangu menawarkan suasana yang hening. Di sekeliling pura, Anda akan menjumpai area pepohonan yang rindang. Bahkan, banyak ranting-ranting serta lumut hijau yang menutupi beberapa bagian bangunan pura. Pemandangan seperti ini, menjadi salah satu daya tarik yang sulit Anda temukan di pura lain.

Suasana Pura Pucak Mangu di Puncak Gunung Catur

Kompleks Pura Pucak Mangu ini memiliki ukuran yang cukup luas, dengan lebar 14 meter dan panjang mencapai 24 meter. Di dalam kompleks ini, Anda akan menemukan deretan pelinggih serta bangunan yang punya nilai sejarah tinggi. Lingga setinggi 60 cm dan garis tengah mencapai 30 cm adalah salah satunya. Para ahli sejarah berpendapat kalau lingga tersebut memiliki usia yang satu zaman dengan lingga yang berlokasi di Pura Candi Kuning.

Pura Pucak Mangu Pelaga 2 » Uniknya Pura Pucak Mangu Pelaga, Pura Kahyangan Jagat yang Ada di   Puncak Gunung

via sasuke80

Dalam perjalanan sejarahnya, pura ini juga sempat mengalami kerusakan parah karena terjadinya gempa bumi yang berlangsung pada tahun 1927. Pemerintah setempat kemudian melakukan restorasi pada rentang tahun 1934-1934. Kerusakan juga kembali terjadi ketika muncul peristiwa angin kencang yang menimbulkan kerusakan pada pelinggih. Restorasi pun dilakukan pada tahun yang sama.

Berbagai usaha restorasi menjadi tanda bahwa pura ini masih dimanfaatkan oleh umat Hindu Bali. Apalagi, masyarakat setempat juga masih terus melangsungkan upacara secara rutin di pura ini. Setiap tahun, terdapat 2 upacara yang dilangsungkan, yakni pada Purnama Sasih Kapat dan Purnama Sasih Kapitu.

Sebagai tambahan, pura ini juga kerap menjadi lokasi dari pelaksanaan upacara ngebekin. Upacara ini merupakan jenis perayaan yang secara khusus ditujukan untuk Dewa Sangkara. Dalam pelaksanaanya, banten yang digunakan sebagai banten pokok adalah banten sorohan pelupuhan.