Wisata Monumen Bersejarah Di Bali yang Wajib Dikunjungi

Monumen Bajra Sandhi

via Wikipedia

Bali tak lepas dari berbagai sejarah yang pernah terjadi di masa lampau. Monumen-monumen ini dibangun sebagai peringatan atas sejarah yang terjadi ataupun menjadi saksi bisu sejarah. Tak pelak, monumen ini banyak dikunjungi wisatawan maupun pelajar yang tertarik dengan cerita dibalik pembangunan monumen tersebut.

Berikut beberapa monumen di Bali yang wajib Anda kunjungi, apabila ingin merasakan sensasi berlibur sambil belajar mengenai sejarah di Pulau Dewata ini.

1. Monumen Perjuangan Raakyat Bali (Bajra Sandhi)

Monumen Bajra Sandhi 4 1024x704 » Wisata Monumen Bersejarah Di Bali yang Wajib Dikunjungi

via Wikipedia

Monumen Bajra Sandhi ini dimulai pada tahun 1988 dan dibangun selama lebih dari 13 tahun. Pada tahun 2001 bangunan fisik monumen sudah selesai. Setahun kemudian baru pengisian diorama dan penataan lingkungan dilakukan. Dan pada 1 Agustus 2004, baru monumen Bajra Sandhi dibuka untuk umum.

Monumen ini terletak di depan Kantor Gubernur Bali atau tepatnya di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar. Tempat ini merupakan tempat pertempuran jaman kemerdekaan antara rakyat Bali melawan pasukan penjajah. Perang ini disebut “Perang Puputan”. Monumen ini didirikan untuk memberi penghormatan pada para pahlawan serta merupakan lambang pernghormatan atas perjuangan rakyat Bali.

2. Monumen Bom Bali / Ground Zero

Monumen Bom Bali 2 1024x768 » Wisata Monumen Bersejarah Di Bali yang Wajib Dikunjungi

Instagram photo by @heryhariadi

Monumen Bom Bali terletak di Jalan Legian Kaja No.38, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Tugu atau monumen Bom Bali adalah tempat yang menjadi saksi bisu tragedi Bom Bali I & II pada tahun 2002. Seperti yang diketahui, Bom Bali disebabkan oleh terorisme dan tercatat tidak kurang menyebabkan 202 jiwa melayang.

Monumen Bom Bali ini baru diresmikan pada 12 Oktober 2004, oleh Bupati Baddung Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi. Di dalam monumen terdapat altar yang digunakan untuk menaruh bunga atau segala jenis penghormatan dan prasati yang berisi nama-nama korban pada tragedi Bom Bali I & II.

3. Tugu Bhuana Kerta Buleleng

Tugu Bhuana Kerta Buleleng ini dibangun guna memperingati kemerdekaan serta perjuangan warga Bali dalam memperjuangkan kemerdekaan RI. Tugu ini dibangun atas janji rakyat Bali dimana jika RI menang melawan penjajah, maka di tempat ini akan didirikan tugu peringatan atas perlawanan rakyat Bali.

Tugu Bhuana Kerta Buleleng ini berada di Jalan Ki Barak Panji Sakti, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Tugu ini memiliki makna perdamaian dunia, ketentraman, dan bebas dari segala macam perbuatan buruk sesama manusia.

4. Monumen Operasi Lintas Laut Jawa – Bali

Dibangunnya monumen ini untuk mengenang jasa para pahlawan kita yang telah melakukan pertempuran laut pertama dalam sejarah Republik Indonesia pada 4 April 1946. Di dalam monumen, Anda dapat melihat kejadian pada saat pertempuran yang dilakukan oleh passukan rakyat Bali melalui foto-foto kejadian.

Selain foto, ada bambu runcing yang digunakan pahlawan kita untuk mengusir penjajah serta prasati yang terukir nama-nama pahlawan yang gugur dalam pertempuran laut ini. Monumen ini terlatak di Cekik, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

5. Monumen Puputan Klungkung

Monumen Puputan Klungkung dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan dan ksatria kerajaan Klungkung melawan kolonialisme Belanda di zaman penjajahan. Di sekitar areal monumen inilah terjadi perlawanan habis-habisan hingga tetes darah terakhir. Lokasi monumen ini berada di Kota Semarapura, Kabupaten Klungkung, Bali.

6. Monumen Margarana

Monumen ini adalah bukti sejarah atas perlawanan rakyat Bali melawan penjajah. Perang ini disebut Perang Puputan Margarana. Perang ini dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai bersama pasukannya yang disebut “Ciung Wanara”. Di candi pahlawan ini tertera prasati dengan isi surat I Gusti Ngurah Rai yang tidak ingin berkompromi dengan Belanda.

I Gusti Ngurah Rai beserta pasukannya gugur di dalam pertempuran tersebut dan dimakamkan disini. Monumen Margarana terletak di Banjar Kelaci, Desa Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.