Wisata Sejarah Berkunjung ke Museum Gedong Arca Blahbatuh yang Edukatif dan Gratis, Lho!

Museum Gedong Arca Blahbatuh

via @agusjs_

Bali memiliki banyak museum yang menawarkan pengalaman liburan edukatif dan murah meriah. Bahkan, beberapa di antaranya bisa Anda kunjungi secara gratis. Museum Gedong Arca Blahbatuh adalah salah satunya. Di museum ini, para wisatawan dapat menemukan koleksi berbagai benda-benda bernilai sejarah yang berasal dari masa lalu. Karena nilai edukasinya yang tinggi, museum ini kerap dipilih sebagai lokasi kunjungan wisata anak sekolah.

museum gedong arca blahbatuh 1 » Wisata Sejarah Berkunjung ke Museum Gedong Arca Blahbatuh yang Edukatif dan Gratis, Lho!

via @bpcbbali

Keberadaan Museum Gedong Arca sudah cukup lama. Eksistensi museum ini dapat diketahui telah ada sejak tahun 1950. Inisiator dari keberadaan museum arkeologi ini adalah Soekarto Atmojo yang merupakan mantan Kepala Dinas Purbakala Bali bersama dengan Profesor Soejono. Keduanya mengumpulkan berbagai benda bersejarah dan akhirnya museum ini resmi berdiri pada 14 September 1974.

Koleksi Benda-Benda Bersejarah dari Zaman Batu di Museum Gedong Arca Blahbatuh

Saat Anda berkunjung ke tempat ini, para pengunjung akan dihadapkan pada 2 klasifikasi koleksi. Anda bisa menjumpai benda cagar budaya yang diketahui berasal dari masa prasejarah yang masuk pada era zaman batu sampai zaman perunggu. Selain itu, ada pula koleksi benda bersejarah yang didapatkan dari masa sejarah, kurang lebih antara abad VIII sampai abad XV Masehi.

museum gedong arca blahbatuh 2 » Wisata Sejarah Berkunjung ke Museum Gedong Arca Blahbatuh yang Edukatif dan Gratis, Lho!

via @bpcbbali

Koleksi benda cagar budaya tersebut tersimpan dalam bangunan museum yang memiliki desain selayaknya bangunan pura. Anda akan menemukan bangunan tersebut terbagi menjadi tiga wilayah, yakni halaman luar, halaman tengah, serta halaman dalam. Halaman terluar menjadi lokasi pertemuan dengan adanya wantilan. Sementara itu, ruang koleksi bisa ditemukan pada halaman tengah dan dalam.

baca juga: Warung Teges Ubud dengan Sajian Nasi Campur Khas Bali Legendaris

Di halaman tengah Museum Gedong Arca, Anda akan menjumpai 4 gedung yang dijadikan sebagai lokasi penyimpanan benda bersejarah. Di Gedung A, Anda dapat menjumpai berbagai benda yang dikumpulkan dari era prasejarah, seperti kapak perimbas, kapak lonjong, kapak genggam, serta batu kecil yang memiliki bentuk mirip mata panah disebut mikrolith. Ada pula Gedung B yang menyimpan benda hasil ekskavasi situs yang berlokasi di Gilimanuk.

museum gedong arca blahbatuh 3 » Wisata Sejarah Berkunjung ke Museum Gedong Arca Blahbatuh yang Edukatif dan Gratis, Lho!

via @agusjs_

Selanjutnya, Gedung J menjadi lokasi penyimpanan barang-barang berupa keramik Cina yang kemungkinan merupakan benda bersejarah dari zaman Dinasti Ming, Dinasti Song, serta Dinasti Qing. Terakhir, Anda juga dapat menemukan Gedung K di area tengah. Gedung ini menyimpan stupika dari tanah liat yang memuat mantra dalam Agama Buddha. Tulisan yang ada pada stupika ini punya kemiripan dengan aksara yang ada pada Candi Kalasan, berasal dari tahun 778 Masehi.

Untuk menemukan koleksi benda bersejarah yang lebih lengkap, Anda dapat melanjutkan ke bagian halaman dalam. Di sini, Anda akan menjumpai keberadaan Bali Pelindung serta Gedung C, D, E, F, G, H, serta I. Area bagian dalam menjadi tempat yang menyimpan benda bersejarah dan dikenal sebagai koleksi unggulan dari Museum Gedong Arca. Di area ini, Anda bisa menjumpai keberadaan sarkofagus yang merupakan peti batu pada masa megalitikum, serta berbagai jenis arca.

baca juga: Menikmati Suasana Tenang dan Asri Khas Pedesaan di Desa Sulangai Petang

Lokasi Museum Gedong Arca Bali

Museum ini bisa Anda temukan berada di kawasan Ubud, tepatnya di Jl. Raya Tampak Siring, sekitar 6 kilometer dari Ubud dan masuk dalam wilayah Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh. Anda dapat berkunjung ke museum ini secara gratis tanpa perlu membayar tiket masuk. Waktu kunjungan bisa dilakukan pada hari Senin sampai Jumat antara pukul 8 pagi sampai pukul 4 sore. Akhir pekan dan hari libur, museum ini tutup.