Hotel Segara Beach Sanur, Hotel Pertama yang Menjadi Cikal Bakal Industri Pariwisata di Bali

hotel segara beach sanur

Wisatawan saat ini dapat menemukan tempat menginap atau hotel dengan berbagai pilihan secara mudah saat liburan ke Bali. Namun, apakah Anda pernah membayangkan situasi Bali di zaman dulu, ketika hotel masih sangat jarang, dan bahkan tidak ada?

hotel segara beach sanur 3 » Hotel Segara Beach Sanur, Hotel Pertama yang Menjadi Cikal Bakal Industri Pariwisata di Bali

Terkait sejarah industri pariwisata Bali, nama Hotel Segara Beach Sanur menjadi nama hotel yang tak bisa dilupakan. Hotel ini dikenal sebagai hotel modern pertama yang ada di Bali. Hotel ini didirikan oleh Ida Bagus Kompiang pada tahun 1958.

Hotel Segara Beach di Zaman Dulu

Dalam buku berjudul Pasangan Pionir Pariwisata Bali, Ida Bagus Kompiang mengungkapkan bahwa pantai merupakan daya tarik utama wisatawan asing di Bali. Oleh karena itu, para wisatawan itu tidak akan mencari penginapan yang lokasinya berada di pusat kota seperti Denpasar.

hotel segara beach sanur 1 » Hotel Segara Beach Sanur, Hotel Pertama yang Menjadi Cikal Bakal Industri Pariwisata di Bali

Ida Bagus Kompiang pun berinisiatif untuk membangun hotel yang terletak di kawasan Pantai Sanur. Kompiang yang dikenal sebagai seorang pengusaha tekstil, tidak mengalami kesulitan untuk mengumpulkan modal awal pembuatan hotel. Tahun 1956, Kompiang membuka lahan seluas 1 hektare dan membangun sebanyak 10 bungalow.

baca juga: Sulis Beach Hotel Kuta, Penginapan Tepi Pantai Murah yang Cocok untuk Liburan Keluarga

Bungalow-bungalow itu masih sangat sederhana, berupa lumbung tradisional. Kompiang menyebut hotelnya itu dengan nama Hotel Segara Beach. Boleh dibilang, upaya Kompiang saat itu merupakan sebuah perjudian besar. Apalagi, saat itu Sanur masih berupa kawasan semak belukar dan minim fasilitas.

hotel segara beach sanur 4 » Hotel Segara Beach Sanur, Hotel Pertama yang Menjadi Cikal Bakal Industri Pariwisata di Bali

Akses listrik untuk menuju ke lokasi hotel sama sekali tidak ada. Demikian pula dengan ketersediaan air minum bersih. Sebagai gantinya, Kompiang menggunakan genset sebagai sumber listrik. Dalam proses pembangunan ini, Kompiang pun kerap mendapatkan olokan dari masyarakat lokal. Bahkan, banyak yang mempertanyakan, siapa tamu yang mau menginap di sana.

baca juga: Lawar Khas Bali, Kuliner Tradisional yang Menjadi Simbol Persatuan

Namun, segala cibiran tersebut terbayar lunas ketika wisatawan mancanegara mulai berdatangan ke Hotel Segara Beach pada tahun 1957. Hotel ini pun sering dijadikan tempat menginap oleh para diplomat asing. Oleh karena itu, Segara Beach memiliki julukan sebagai Hotel Diplomat.

Hotel Segara Beach Bali yang Kini Bertransformasi Menjadi Segara Village Sanur

hotel segara beach sanur 2 » Hotel Segara Beach Sanur, Hotel Pertama yang Menjadi Cikal Bakal Industri Pariwisata di Bali

Saat ini, Segara Beach sebagai hotel legendaris di Bali, masih tetap bertahan dan dikenal menjadi salah satu penginapan mewah favorit. Hanya saja, nama Segara Beach sudah tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya, hotel tersebut kini memiliki nama Segara Village dan masih dijalankan oleh anak keturunan Kompiang.

Suasana Sanur juga sudah sangat mendukung aktivitas wisata. Tidak ada lagi semak belukar. Sebagai gantinya, semak-semak itu telah berubah menjadi taman cantik. Bungalow lumbung juga kini memiliki desain lebih cantik, dengan cat warna putih. Listrik juga bisa digunakan tanpa henti, karena sudah terdapat jaringan dari PLN.

baca juga: Link Costel Denpasar, Penginapan Murah dengan Lokasi Strategis di Pusat Bisnis

Hanya saja, lokasi Segara Village yang sekarang, agak bergeser dibandingkan tempat berdirinya Hotel Segara Beach Sanur. Lokasi awal hotel telah diakuisisi Bali Beach Hotel, penginapan bersejarah yang proses pembangunannya merupakan inisiatif dari pemerintah.

Terlepas dari perubahan yang telah terjadi, Segara Village masih berusaha untuk menyimpan bukti-bukti sejarah masa lalunya. Upaya tersebut dilakukan dengan menyimpan lima unit bungalow sederhana berbentuk lumbung jineng yang merupakan warisan dari Kompiang.

Perjalanan sejarah hotel tertua di Bali ini, cukup menarik, kan? Apalagi, hotel ini membuktikan bahwa masyarakat lokal juga bisa menjadi tuan rumah di kampung halamannya.

Foto via Segara Village