Sate Susu Sapi Khas Bali, Kuliner Halal yang Favorit saat Bulan Puasa

Sate Susu Sapi Khas Bali

via Kumparan

Kuliner sate jadi makanan yang begitu banyak dijumpai di berbagai kota di
Indonesia. Di Bali, keberadaan sate lilit menjadi ciri khas yang tak bisa
terbantahkan. Namun, ada pula jenis sate lain yang tak kalah enaknya dari
Bali. Namanya, sate susu sapi khas Bali. Menariknya lagi, sate ini disebut sebagai salah satu kuliner langka yang ada di Bali.

Sate susu sapi khas Bali ini merupakan sate yang dibuat dengan bahan utama
sapi. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir terkait kehalalannya.
Apalagi, sate susu sapi ini merupakan makanan yang menjadi ciri khas dari
salah satu perkampungan muslim yang ada di Bali, yakni Kampung Jawa di Kota Denpasar.

Sate Susu Sapi Khas Bali 2 » Sate Susu Sapi Khas Bali, Kuliner Halal yang Favorit saat Bulan Puasa

via Merdeka

Keunikan Sate Susu Sapi Khas Bali

Sate susu sapi yang berasal dari Kampung Jawa di Denpasar bukan dibuat
dengan bahan utama daging sapi. Sebagai gantinya, sate ini dibuat dengan
bahan utama dari puting susu sapi. Untuk pembuatannya, puting susu sapi
kemudian dipotong dalam ukuran kecil-kecil berbentuk dadu, direbus, lalu
diberi bumbu khusus.

baca juga: 5 Pilihan Kebun Binatang di Bali untuk Sarana Liburan Edukatif Bersama Anak

Penggunaan bahan utama puting susu sapi tersebut, membuat sate susu sapi
punya rasa yang berbeda dibandingkan dengan sate daging sapi biasa. Sate
jenis ini juga menjadi pilihan utama kuliner para wisatawan muslim yang
tengah liburan ke Bali. Hanya saja, keberadaan sate susu sapi khas Bali ini
hanya bisa Anda jumpai saat bulan puasa.

Sate Susu Sapi Khas Bali 1 » Sate Susu Sapi Khas Bali, Kuliner Halal yang Favorit saat Bulan Puasa

via Kumparan

Selain menggunakan bahan utama yang unik, jenis bumbu yang dipakai pada sate susu sapi dari Bali ini juga berbeda. Umumnya, sate dibuat dengan bumbu saus kacang yang dicampur dengan kecap. Namun, pada sate ini, Anda akan menemukan bumbu dengan bahan utama tepung beras yang dikombinasikan dengan santan. Di dalamnya, Anda akan menjumpai beragam rempah-rempah seperti cabe merah, bawang putih, kencur, serta cabe rawit.

Rasa dari sate susu sapi Bali ini juga berbeda dibandingkan dengan sate daging sapi biasa. Sate ini terasa begitu kenyal saat digigit. Tak hanya dari tekstur kenyalnya yang beda dengan daging. Banyak penikmat sate susu khas Bali menyebutkan kalau rasa sate ini mirip dengan ketika menikmati keju.

baca juga: Pia Legong, Oleh-Oleh Khas Bali yang Terkenal dan Enak

Hanya saja, untuk mendapatkan cita rasa terbaik sate susu sapi Bali, persiapan yang diperlukan sangat lama. Proses perebusan puting sapi membutuhkan waktu antara 4 sampai 5 jam. Selanjutnya, puting tersebut dipotong bentuk dadu dan tipis-tipis. Proses berikutnya, sate ditusuk dan siap dibakar.

Harga Sate Susu Sapi Khas Bali

Meski butuh persiapan yang begitu lama dalam proses pembuatannya, sate susu sapi khas Bali ini ternyata bisa didapatkan dengan harga murah. Anda bisa menjumpainya kalau datang ke Kampung Jawa saat bulan puasa yang ada di Desa Wanasari. Anda akan menjumpai keberadaan pasar kaget yang menyediakan menu halal untuk persiapan takjil buka puasa.

Harga dari sate susu sapi Bali juga begitu murah. Sate ini bisa ditemukan dalam berbagai pilihan rasa, termasuk di antaranya adalah rasa pedas. Anda bisa mendapatkannya dengan mengeluarkan uang sekitar Rp2.500 sampai Rp3.000 per tusuk.

Saat berburu kuliner khas Bali ini, Anda juga berkesempatan untuk menikmati kuliner halal lain yang bisa didapatkan. Deretan kuliner halal tersebut di antaranya adalah, beragam jenis sate halal lain, jajanan pasar, es dawet, gorengan, dan berbagai lauk pauk.