Biografi Ida Bagus Oka Wirjana, Maestro Tari Tradisional Klasik Bali yang Fenomenal

Biografi Ida Bagus Oka Wirjana

via Bali Kami

Tarian tradisional menjadi salah satu kesenian yang menjadi kebanggaan masyarakat Bali. Apalagi, Bali dikenal sebagai wilayah yang benar-benar menghargai seni. Berbicara tentang seni tradisional, tidak bisa lepas dari sosok penari tradisional klasik yang fenomenal, yaitu Ida Bagus Oka Wirjana.

Biografi Ida Bagus Oka Wirjana 2 » Biografi Ida Bagus Oka Wirjana, Maestro Tari Tradisional Klasik Bali yang Fenomenal

via Akar Media

Ida Bagus Oka Wirjana yang juga dikenal dengan nama Ida Bagus Oka Blangsinga, merupakan sosok yang benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk seni tari tradisional Bali. Beliau lahir pada tahun 1929 dan mengembuskan nafas terakhirnya pada 3 Februari 2017. Saat kematiannya, Bali berduka apalagi beliau memiliki jasa besar dalam perkembangan dunia seni di Bali.

Masa Kecil Ida Bagus Oka Blangsinga

Oka Wirjana lahir di Banjar Blangsinga yang ada di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh. Gelar maestro penari tradisional Bali klasik didapatkan oleh Oka Blangsinga dengan perjuangan keras dan dedikasi tinggi. Tidak tanggung-tanggung, Oka Wirjana telah memulai pelajaran menarinya ketika masih berusia 8 tahun. Tarian pertamanya adalah menari baris yang dipelajari dengan mengamati pamannya sendiri, Ida Bagus Kompiang.

baca juga: Mengenal Lebih Dekat Sosok Raja Udayana, Penguasa Bali dari Wangsa Warmadewa

Biografi Ida Bagus Oka Wirjana 1 1024x683 » Biografi Ida Bagus Oka Wirjana, Maestro Tari Tradisional Klasik Bali yang Fenomenal

via Bali Kami

Setelah itu, Oka Blangsinga mendapatkan pengetahun tentang dunia tari saat mengenyam pendidikan sekolah rakyat yang ada di Tabanan. Saat itu, Indonesia masih dalam masa penjajahan oleh negara Jepang. Di tengah keterbatasan hidup yang dijalani, Oka Blangsinga memiliki kesempatan untuk menyaksikan secara langsung maestro tari kebyar duduk, I Ketut Mariya yang tengah mengajar tari.

baca juga: Mengenal Sosok Ida Bagus Kompiang, Tokoh Pariwisata Pendiri Hotel Tertua di Bali

Tari kebyar duduk inilah yang menjadi modal bagi Oka Wirjana dalam mendedikasikan hidupnya untuk perkembangan seni tari di Bali. Pada awalnya, beliau memang mempelajari tari kebyar duduk secara otodidak. Namun, kesempatan lebih besar didapatkannya setelah bertemu dengan para seniman besar kala itu, seperti Anak Agung Gede dari Puri Sukawati, Cokorde Oka dari Puri Singapadu, ataupun Bapak Geriya dan Bapak Geredek.

Nama Ida Bagus Oka Blangsinga yang Mendunia

Pengalaman belajar tari kebyar duduk membuat nama Oka Blangsinga terkenal sebagai maestro di tingkat dunia. Beliau pernah melakukan pertunjukan tari kebyar duduk di hadapan para pesohor dan pejabat dunia. Pengalamannya menari sangat banyak, mulai dari di Hongkong, Tokyo, Hawaii, Pakistan, Swedia, dan lain-lain.

Pada masa kepemimpinan Presiden Soekarno, Oka Blangsinga juga sering diundang untuk tampil ke istana. Bahkan, beliau juga sempat ditunjuk sebagai duta negara dalam berbagai kunjungan ke negara lain. Tidak heran kalau Oka Blangsinga kerap mendapatkan wejangan secara langsung dari Presiden Soekarno.

Perjalanannya mementaskan tari kebyar duduk di berbagai negara tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan dan bermakna tinggi. Ada pula pengalaman heroik sekaligus menakutkan yang pernah dialami oleh Oka Blangsinga. Pengalaman tersebut berlangsung ketika beliau mementaskan tari untuk angkatan perang.

Peristiwa ini terjadi pada rentang tahun 1950-an. Pengalaman ini tidak akan pernah dilupakan oleh Oka Blangsinga. Apalagi, beliau terperangkap setidaknya 4 jam di area yang penuh baku tembak. Salah sedikit saja, beliau bisa kehilangan nyawa.

Itulah wujud dedikasi dari seorang maestro Ida Bagus Oka Blangsinga. Dedikasi yang ditunjukkannya, membuat Oka Blangsinga memiliki kemampuan yang diakui oleh dunia internasional. Perjuangannya dalam mempopulerkan tarian tradisional Bali, menjadi salah satu panutan bagi generasi muda, tidak hanya generasi muda Bali, tetapi juga masyarakat Indonesia.