Laklak Men Gabrug Denpasar, Sajikan Jajanan Tradisional Khas Bali Fresh From The Oven

Laklak Men Gabrug Denpasar

Ada beragam kuliner jajanan tradisional enak yang ada di Bali. Laklak Men Gabrug Denpasar bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati jajanan tradisional itu. Tidak hanya lezat, jajanan tradisional di sini disajikan dalam kondisi hangat alias fresh from the oven.

Laklak Men Gabrug Denpasar merupakan warung yang dimiliki oleh warga Bali bernama Ni Made Strisni. Sutrisni berinisiatif membangun warung kuliner tradisional ini untuk mengangkat citra jajanan tradisional Bali.

Dengan kreasinya, Sutrisni mengubah tampilan jajanan tradisional Bali sehingga terlihat lebih menarik dan menggugah selera. Penampilannya pun jauh dari kesan kotor menjadi anggapan umum masyarakat. Tak heran kalau keberadaan warung Laklak Men Gabrug Denpasar ini membuat jajanan tradisional terlihat lebih modern.

Laklak Men Gabrug Denpasar 1 » Laklak Men Gabrug Denpasar, Sajikan Jajanan Tradisional Khas Bali Fresh From The Oven

via foodtravelmad

Upaya pertama Sutrisni dalam mengenalkan Laklak Men Gabrug Denpasar dilakukan pada tahun 2012, tepatnya ketika pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB). Pada tahun berikutnya, Sutrisni pun melakukan upaya serupa. Dari situ, dia melihat adanya respons yang sangat positif dari para konsumen.

Jajanan Tradisional Bali di Laklak Men Gabrug Denpasar

Lalu, jajanan tradisional apa saja yang bisa ditemukan di warung Laklak Men Gabrug Denpasar ini? Ada cukup beragam jenis makanan enak dan lezat yang dapat ditemukan. Sesuai dengan namanya, menu utama yang ditawarkan di sini adalah kue tradisional bernama laklak.

Sepintas, laklak ini punya penampilan mirip dengan serabi. Bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat kue tradisional ini juga tak sulit. Terdiri dari tepung beras, garam, santan, air daun pandan, serta air daun suji.

baca juga: Ingka Restaurant Bali, Perpaduan Menu Asia-Eropa dengan Suasana yang Alami

Namun, hal utama yang membuat laklak di Laklak Men Gabrug Denpasar berbeda dengan di tempat lain adalah pada proses pembuatannya. Laklak dibuat sepenuhnya dengan metode trdisional menggunakan tungku berbahan bakar kayu pohon kopi.

baca juga: Restoran Mrs Sippy Seminyak, Resto Unik dengan Kolam Air Asin dan Suasana Mirip di Pantai

Sebagai tambahan, ketika matang laklak akan memperoleh taburan parutan kelapa dan gula aren. Dengan begitu, cita rasa laklak ini akan terasa gurih dan manis. Sutrisni pun mengatakan kalau dirinya hanya membuat ketika ada pemesan. Hal ini dilakukannya agar laklak bisa dimakan dalam kondisi hangat.

Harga Laklak Men Gabrug Denpasar

Meski memiliki cita rasa yang lezat dan menggugah selera, bukan berarti kue laklak di sini harganya mahal lho. Bahkan, Anda bisa memperoleh kue ini dengan banderol murah meriah. Satu porsi laklak yang berisi 5 kue, bisa didapatkan dengan harga sebesar Rp5 ribu.

baca juga: Monsieur Spoon Bakery Cafe, Beragam Menu Khas Perancis Bisa Ditemukan di Sini

Saat ingin menyantap makanan ini, pastikan untuk siap menunggu dengan sabar, ya. Apalagi, karena harganya yang murah dan rasanya lezat, banyak yang rela menunggu lama untuk bisa membawa pulang laklak. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk menunggu tersebut dijamin bakal terbayar lunas setelah kue laklak hangat masuk ke mulut Anda.

Cara Menuju Lokasi Laklak Men Gabrug Denpasar

Untuk mencicipi kuliner tradisional yang enak ini, Anda bisa secara langsung menuju ke lokasi berlangsungnya Pesta Kesenian Bali, yang tentu saja tidak bisa sehari-hari. Namun, kalau sudah kebelet ingin mencicipinya, bisa pula datang ke warung Laklak Men Gabrug Denpasar berlokasi di alamat Jalan Nusa Indah nomor 69, Denpasar.

Nah, sudah terbayang kelezatan kue tradisional ini, kan?