Nasi Bali Men Weti, Kuliner Murah Meriah Tepi Pantai Sanur yang Legendaris di Bali

Nasi Bali Men Weti

Bagi para pencinta kuliner murah di Bali, Nasi Bali Men Weti adalah pilihan yang wajib. Warung nasi ini memang memiliki penampilan sederhana. Namun, siapa sangka kalau warung sederhana tersebut telah berdiri sejak tahun 1970. Hanya saja, pemilik asli dari warung legendaris ini telah tutup usia beberapa waktu lalu.

Warung ini setiap harinya selalu terlihat ramai oleh pengunjung. Mereka terlihat antre dengan harapan bisa menyantap satu porsi menu yang sebenarnya sangat sederhana. Pengunjung yang datang ke sini mayoritas adalah para wisatawan domestik.

Nasi Bali Men Weti 1 » Nasi Bali Men Weti, Kuliner Murah Meriah Tepi Pantai Sanur yang Legendaris di Bali

via Qraved

Lama waktu antre para pengunjung berkisar antara 15 sampai 20 menit. Tidak ada pengunjung yang mencoba untuk menerobos antrean. Di waktu yang sama, pemilik warung ini melayani para tamunya dengan sabar dan ramah. Keramahan yang telah diwariskan oleh pemilik asli warung diteruskan oleh pendahulunya.

Setelah pengunjung memperoleh seporsi makanan pesanannya, mereka bisa memilih duduk pada kursi yang telah tersedia. Jumlah tempat duduk di warung ini sangat terbatas, hanya ada sebanyak 20 kursi. Oleh karena itu, tak heran kalau sering kali pengunjung harus mencari tempat duduk di lokasi yang lain untuk menyantap makanan.

baca juga: Nasi Pedas Bu Andika Kuta, Pilihan Kuliner Halal dan Murah Favorit Backpacker

Menu Warung Nasi Bali Men Weti

Lalu, apa sih yang membuat nasi bali Men Wati ini spesial? Sejatinya, tidak ada menu spesial yang bisa Anda peroleh di tempat ini. Hanya saja, pemilik warung membebaskan para pengunjung untuk memesan makanan sesuai porsinya. Boleh memesan satu porsi, boleh pula memesan setengah porsi.

Terlepas dari porsi makanan yang dipesan, para pencinta kuliner di sini akan memperoleh nasi campur dengan beragam lauk di piringnya. Lauknya terdiri atas ayam betutu, ayam goreng, kuah pindang, telur rebus, sambal matah, serta tekur rebus.

baca juga: Nasi Jinggo Bali, Kuliner Murah Meriah ala Nasi Kucing dari Pulau Dewata

Tidak ketinggalan, terdapat sambal kacang sebagai penyedap rasa. Satu lauk yang tidak pernah luput adalah kulit ayam goreng. Dalam setiap piring, biasanya ada sekitar 2 atau 3 potong kulit ayam goreng yang terasa renyah di mulut.

Anda juga boleh untuk menambah lauk sebagai pelengkap. Menu lauk yang ditawarkan berupa sate lilit ayam. Kombinasi semua lauk tersebut menghasilkan cita rasa makanan yang manis, asin, serta pedas. Semuanya bercampur menjadi satu.

Secara khusus, ayam betutu yang menjadi lauk nasi memiliki rasa kunyit yang khas. Penambahan bawang goreng membuat nasi jadi terasa lebih mantap dengan aroma wangi serta kerenyahan. Untuk para pencinta makanan pedas, keberadaan bumbu cabai menjadi pelengkap yang menenangkan hati.

baca juga: Teba Mega Cafe Jimbaran, Sajian Seafood Paling Enak dengan Suasana Tepi Pantai

Harga menu sederhana tersebut juga tidak terlalu mahal. Untuk satu porsi makanan, Anda perlu mengeluarkan uang sebesar Rp20 ribu. Warung ini biasanya buka pada pukul 6 pagi dan tutup pada pukul 11 siang atau sampai makanannya habis.

Lokasi Warung Nasi Bali Men Weti

Untuk mencicipi kuliner sederhana yang legendaris ini sangat mudah. Anda bisa secara langsung menuju warung Nasi Bali Men Weti yang berada di kawasan Pantai Segara, Sanur. Dijamin deh, bakal terpesona dengan kelezatan kuliner sederhana di sini.

Bagi Anda yang tengah melancong ke Bali, secara khusus ke Pantai Sanur, boleh menyempatkan untuk mencicipi kuliner ini. Tidak ada salahnya, kan? Apalagi, tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk seporsi kuliner legendaris ini.