Pesan Be Nyawan, Kuliner Langka dari Bali dengan Bahan Utama Sarang Tawon

Pesan Be Nyawan

via Berita Bali

Lawar merah dengan bahan campuran darah segar di dalamnya mungkin sudah terdengar aneh bagi Anda. Namun, Pulau Bali punya banyak kuliner lain yang tak kalah unik dan anehnya. Contoh lainnya adalah pesan be nyawan, yang tak hanya disebut sebagai kuliner unik dan aneh, tetapi juga menjadi jenis makanan yang kini begitu jarang dijumpai di Bali.

Pesan Be Nyawan 1 » Pesan Be Nyawan, Kuliner Langka dari Bali dengan Bahan Utama Sarang Tawon

via Akar Rumput

Kuliner ini merupakan jenis makanan yang berasal dari kawasan Klungkung, Bali Timur. Berbeda dengan lawar merah, wisatawan muslim dapat mencoba untuk mencicipi makanan ini. Apalagi, karena bahan-bahan yang digunakan untuk membuat pesan be nyawan merupakan bahan yang halal. Hanya saja, bahan yang digunakan tidak begitu lumrah.

baca juga: Laklak Men Gabrug Denpasar, Sajikan Jajanan Tradisional Khas Bali Fresh From The Oven

Bahan tersebut adalah sarang tawon. Mereka yang pernah mencicipi pesan be nyawan khas Bali mengungkapkan kalau rasa dari makanan ini cenderung pedas dan manis. Biasanya, warung yang menyajikan menu langka ini biasanya juga menyediakan kuliner dari bahan sarang tawon lain, bernama kuah be nyawan.

Kuliner Langka Pesan Be Nyawan

Pesan merupakan sebutan untuk pepes dalam bahasa Bali. Oleh karena itu, Anda bisa pula menyebut kuliner langka dari Bali ini dengan nama pepes sarang tawon. Selain di Bali, Anda sebenarnya juga dapat menemukan makanan ini di tempat lain. Sebagai contoh, makanan ini disebut dengan nama botok tawon di Kota Banyuwangi.

Pesan Be Nyawan 2 » Pesan Be Nyawan, Kuliner Langka dari Bali dengan Bahan Utama Sarang Tawon

via Berita Bali

Saat berkunjung ke Pulau Bali, tidak semua warung atau restoran menyediakan makanan ini. Kalaupun ada, pesan be nyawan bukanlah menu tetap yang bisa disediakan secara harian. Warung Tresni yang ada di alamat Jl. Drupadi merupakan salah satu tempat makan yang menyediakan kuliner pepes dari bahan sarang tawon ini.

baca juga: Sate Lilit Khas Bali, Kuliner Pulau Dewata yang Menjadi Favorit Wisatawan

Pemilik Warung Tresni, yakni I Ketut “Gogonk” Pramana memang punya niatan untuk memperkenalkan menu-menu khas Bali kepada para wisatawan. Bahkan, dia secara khusus ingin mengungkapkan keberadaan makanan-makanan yang sudah begitu langka di pasaran, termasuk di antaranya adalah pepes tawon khas Bali.

Gogonk sendiri mengungkapkan bahwa kuliner Bali kini cukup banyak yang terancam punah. Dalam dokumentasi dia dan rekan-rekannya, Gogonk mencatat bahwa setidaknya adalah 40 makanan tradisional Bali yang kini begitu langka. Selain pesan be nyawan, menu lain di antaranya adalah jubel manis.

baca juga: Ayam Betutu Pak Man, Pilihan Kuliner Khas Bali yang Dijamin Kehalalannya

Kelangkaan makanan-makanan tradisional tersebut memang cukup masuk akal. Selain karena adanya pergeseran budaya dari budaya tradisional ke budaya modern, faktor kelangkaan bahan juga menjadi hal yang krusial. Apalagi, saat ini keberadaan sarang tawon sudah begitu jarang dijumpai, terutama di kota besar seperti Denpasar.

Cara Membuat Pesan Be Nyawan Khas Bali

Cara pembuatan makanan langka dari Bali ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu menyediakan bahan utama berupa sarang tawon atau yang disebut dengan nyawan. Sementara itu, bahan yang digunakan cukup sederhana dan bisa dijumpai di pasar tradisional dengan begitu mudah.

Bahan-bahan tersebut di antaranya adalah lengkuas, ketumbar, daun cengkih, cabe jawa, serta jinten. Tak lupa, ada pula bahan berupa kunyit, kencur, serta jahe. Sebagai pelengkap, Anda bisa saja menambahkan bahan lainnya seperti bawang putih, terasi, ataupun bawang merah.