Sate Kablet Khas Bali, Kuliner Sate yang Enak dan Menyehatkan

Sate Kablet Khas Bali

via Telusuri Indonesia

Kuliner sate menjadi jenis makanan yang banyak dijumpai di berbagai tempat di Indonesia, termasuk Bali. Bahkan, Anda dapat menemukan begitu banyak opsi makanan sate yang bisa dicicipi. Sate lilit menjadi jenis sate khas Bali yang paling terkenal. Namun, Anda juga perlu menyiapkan ruang kosong di perut untuk mencicipi kelezatan sate kablet khas Bali yang tak kalah enaknya.

Sekilas, tampilan dari sate kablet memiliki kemiripan dengan sate lilit. Seperti diketahui, sate lilit merupakan jenis sate yang bisa dibuat dari bahan daging ikan ataupun ayam yang kemudian dililitkan pada batang serai. Nah, sate kablet punya kemiripan pada jenis bahan yang digunakan. Hanya saja, sate kablet menggunakan jenis ikan yang spesifik, yakni ikan tuna.

Sate kablet khas Bali 2 » Sate Kablet Khas Bali, Kuliner Sate yang Enak dan Menyehatkan

via Resep Nusantara

Selain memiliki perbedaan pada jenis bahan yang digunakan, sate kablet juga punya jenis tusukan yang beda. Biasanya, sate kablet dibuat dengan menggunakan tusukan yang berbahan bambu. Di waktu yang sama, jenis bumbu yang dipakai untuk membuat sate kablet juga beda dibandingkan dengan sate lilit. Oleh karena itu, Anda akan mendapati kalau sate ini punya rasa yang berbeda pula.

baca juga: Sate Lilit Khas Bali, Kuliner Pulau Dewata yang Menjadi Favorit Wisatawan

Cara Membuat Sate Kablet Khas Bali

Dalam proses pembuatannya, sate kablet memerlukan bahan-bahan yang tidak terlalu sulit untuk didapatkan. Bahan utamanya tentu saja adalah daging ikan tuna yang kemudian dipotong kecil-kecil dan dihaluskan. Anda bisa menggunakan air perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis dari ikan. Sebagai tambahan, lumuri dengan garam. Sebagai tambahan, Anda perlu menyediakan ikan tuna yang dipotong dalam bentuk dadu.

Sate kablet khas Bali 1 » Sate Kablet Khas Bali, Kuliner Sate yang Enak dan Menyehatkan

via Telusuri Indonesia

Langkah selanjutnya, Anda perlu membuat bumbu. Bahan yang perlu disediakan untuk membuat bumbu adalah kencur, kunyit, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, dan terasi. Potong semua bahan bumbu tersebut sampai berukuran kecil, lalu tumis. Proses penumisan harus dilakukan sampai bumbu memiliki bau yang harum.

baca juga: Sate Lilit Be Pasih, Cita Rasa Kuliner Khas yang Ngangenin di Bali

Ketika bumbu sudah harum, masukkan tuna yang sudah dihaluskan dengan disertai santan, gula merah, bawang goreng, air jeruk limau, serta garam. Campur adonan sampai rata dan lembut. Tahap berikutnya, Anda perlu memasang potongan daging tuna yang telah dipersiapkan pada tusukan sate. Tak ketinggalan, tempelkan adonan ikan yang sudah dibuat ke tusukan sate sehingga menutupi potongan tuna sebelumnya.

Sate Kablet Tak Hanya Bisa Dibakar, Tetapi Juga Dikukus

Pada tahapan ini, proses pembuatan sate kablet khas Bali dari ikan tuna sudah hampir selesai. Anda hanya perlu memanggangnya di atas bara api. Proses pemanggangan perlu dilakukan sampai ikan berwarna kecokelatan. Sebagai alternatif, Anda bisa pula memilih untuk mengukus sate dalam waktu sekitar 30 menit.

Mengenai cara penyajiannya, Anda dapat memilih untuk menikmati sate ini secara langsung. Sebagai pelengkap, Anda dapat menambahkan sambal matah ataupun sambal kecap. Selain enak, sate yang berbahan ikan tuna ini punya nutrisi yang tinggi. Daging ikan tuna terkenal sebagai salah satu ikan yang memiliki kandungan protein serta omega 3 yang tinggi.

Tidak hanya itu, sate kablet juga bisa menjadi solusi kalau Anda kesulitan dalam menemukan makanan halal di Bali. Seperti yang telah disebutkan, tidak ada bahan-bahan non halal yang digunakan pada proses pembuatannya. Selain itu, sate ini, enak lho!