Buah Manggis Bali, Oleh-Oleh Khas Pulau Dewata yang Diakui Kelezatannya di Tingkat Internasional

buah manggis Bali

Mencari oleh-oleh khas Bali tak begitu sulit. Anda bakal menemukan beragam pilihan yang bisa dibawa pulang. Nah, kalau Anda adalah tipe wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh berupa makanan, pertimbangkan untuk membeli buah manggis Bali. Buah yang satu ini, tak hanya terkenal memiliki nutrisi tinggi. Namun, manggis dari Bali merupakan komoditas eksport yang kualitasnya tak perlu dipertanyakan.

Perlu diketahui, Indonesia merupakan negara yang getol dalam mengekspor buah manggis ke berbagai negara dunia. Sebagai catatan, pada tahun 2015, total terdapat sebanyak 23 ribu ton buah manggis yang bernilai 6,5 juta USD telah diterbangkan ke berbagai negara. Angka tersebut sempat turun pada tahun 2017, menjadi hanya 11 ribu ton. Namun, per Agustus 2018, jumlah ekspor buah manggis kembali meningkat ke angka 33 ribu ton.

baca juga: Pusat Oleh-Oleh Krisna Bali, Tempat Berburu Oleh-Oleh Khas Pulau Dewata yang Komplet

Berbagai negara menjadi destinasi tujuan ekspor buah manggis, termasuk di antaranya adalah buah manggis Bali. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Tiongkok, Vietnam, Malaysia, Singapura, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Timor Leste, dan lain-lain. Dari sekian banyak negara itu, Tiongkok dikenal sebagai negara pengimpor buah manggis terbesar di Indonesia.

Buah Manggis Bali Punya Kualitas Terbaik di Indonesia

Dari begitu banyaknya buah manggis yang dihasilkan oleh berbagai daerah di Indonesia, buah manggis Bali punya nilai tersendiri. Bahkan, buah manggis dari Pulau Dewata, dikenal sebagai buah manggis dengan kualitas unggul di Indonesia. Secara rata-rata, kualitas yang dimiliki oleh buah manggis dari Bali, lebih tinggi dibandingkan dengan buah manggis lainnya di Indonesia.

Masyarakat Bali pun cukup getol dalam meningkatkan industri ekspor buah manggis. Anda bisa mendapati kebun manggis yang sangat luas di wilayah Tabanan dan Jembrana. Di kedua wilayah tersebut, ada lebih dari ribuan petani manggis yang setiap harinya berkecimpung dalam meningkatkan kualitas buah manggis sehingga memenuhi standar kualitas internasional.

baca juga: House of Alaia Canggu, Tempat Belajar Sekaligus Mencari Oleh-Oleh Unik dari Bali

Oleh karena itu, tidak heran kalau permintaan terhadap ekspor buah manggis Bali begitu tinggi. Pada tahun 2018, secara total ada permintaan sekitar 9 ribu ton yang diajukan oleh hanya 4 pembeli di luar negeri. Pencapaian tersebut diperoleh lewat penanaman yang begitu baik. Salah satunya adalah dengan menggunakan pupuk organik. Selain menjamin kualitas panen yang lebih baik, pupuk organik juga tak perlu beli.

Keunggulan Cita Rasa Buah Manggis Bali

Dengan pencapaian nilai ekspor yang sebanyak itu, Anda tentu penasaran, memang seberapa berbedanya buah manggis Bali dengan buah manggis dari tempat lain? Perbedaan cita rasa tersebut ditimbulkan dari berbagai faktor, termasuk di antaranya adalah proses pemupukan, jenis tanah, pemakaian teknik pengairan, serta ketinggian laut.

baca juga: Pasar Seni Kumbasari Denpasar, Pilihan Tempat Berburu Oleh-Oleh Kesenian Khas Bali

Selain untuk komoditas ekspor, para wisatawan dapat pula menggunakan buah manggis Bali sebagai sarana untuk oleh-oleh. Buah ini biasanya memasuki musim panen pada bulan Maret. Mengenai hargana, bisa bergantung pada situasi di pasaran. Ketika musim panen, Anda dapat menjumpai buah manggis khas Bali dengan harga yang murah di kisaran Rp15 ribu per kg. Kalau di musim selain panen, harganya bisa meningkat menjadi Rp25 ribu per kg.

Dengan harga yang cukup murah tersebut, Anda bisa memperoleh buah tangan yang bisa diberikan kepada sanak saudara atau teman. Pastinya, buah manggis ini bakal mereka sukai.

Foto via Berita Dewata