Makam Pangeran Mas Sepuh Bali, Wisata Religi Wali Pitu yang Menjadi Ziarah Umat Hindu dan Islam

Makam Pangeran Mas Sepuh Bali

Budaya Bali memang memiliki keunikan dan perbedaan dibandingkan dengan tempat lain di Indonesia. Makam Pangeran Mas Sepuh Bali adalah salah satu bukti keunikan tersebut. Keunikan yang bisa ditemukan di area pemakaman ini adalah para peziarah yang tidak hanya merupakan masyarakat Bali yang beragama Hindu, tetapi juga wisatawan yang beragama Islam.

Makam Pangeran Mas Sepuh Bali 2 1024x1024 » Makam Pangeran Mas Sepuh Bali, Wisata Religi Wali Pitu yang Menjadi Ziarah Umat Hindu dan Islam

via @yogamustikajaya

Pangeran Mas Sepuh merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam di Bali yang dikenal sebagai anggota wali pitu. Nama aslinya adalah Syekh Achmad Chamdun Choirussholeh atau biasa pula dikenal dengan sebutan Raden Amangkurat. Beliau merupakan keturunan Raja Mengwi yang beragama Hindu dan dengan ibu yang berasal dari Kerajaan Blambangan dan beragama Islam.

Makam Pangeran Mas Sepuh Bali Disebut Pula dengan Makam Keramat Pantai Seseh

Keberadaan Makam Pangeran Mas Sepuh diketahui pertama kali pada tahun 1992. Saat itu, masyarakat melihat keberadaan makam tua yang berlokasi di tepi Pantai Seseh. Bangunan makam ini dibentuk tak jauh berbeda dengan bangunan pura. Oleh karena itu, masyarakat Bali juga mengenal makam ini dengan sebutan Makam Keramat Pantai Seseh.

Makam Pangeran Mas Sepuh Bali 1 » Makam Pangeran Mas Sepuh Bali, Wisata Religi Wali Pitu yang Menjadi Ziarah Umat Hindu dan Islam

via Nahdlatul Ulama

Keberadaan makam ini tidak lepas dari kedatangan Pangeran Mas Sepuh yang ingin bertemu dengan ayah kandungnya di Kerajaan Mengwi. Hanya saja, pertemuan tersebut memperoleh halangan dari pihak anggota keluarga kerajaan. Apalagi, menurut catatan sejarah yang ada, terjadi perselisihan antara Pangeran Mas Sepuh dengan anggota Kerajaan Mengwi.

baca juga: Menelusuri Peran Wali Pitu di Bali Sebagai Sosok Penyebar Agama Islam di Pulau Dewata

Imbas perselisihan tersebut adalah pertempuran yang berlangsung antara pasukan yang dibawa oleh Pangeran mas Sepuh dengan pasukan Kerajaan Mengwi. Pangeran Mas Sepuh dikenal sebagai sosok yang sakti mandraguna. Hanya saja, kesaktiannya itu tidak cukup membendung serangan para pasukan Kerajaan Mengwi. Akhirnya, beliau terluka parah dan tak lama setelah itu meninggal dunia.

Makam Pangeran Mas Sepuh Bali 3 » Makam Pangeran Mas Sepuh Bali, Wisata Religi Wali Pitu yang Menjadi Ziarah Umat Hindu dan Islam

Sebelum kematiannya, Pangeran Mas Sepuh sempat berwasiat untuk dimakamkan di Bali. Wasiat tersebut diwujudkan dengan proses pemakaman yang berlangsung di tepi Pantai Seseh. Pihak Kerajaan Mengwi yang mengetahui kematian Pangeran Mas Sepuh, kemudian mendelegasikan tugas juru kunci yang kemudian disebut dengan Jro Mangku Makam Keramat Pantai Seseh.

baca juga: Pantai Seseh Bali, Pantai Pasir Hitam Wujud Kerukunan Umat Beragama di Pulau Dewata

Hal yang menarik dari keberadaan sosok Jro Mangku Makam Keramat Pantai Seseh adalah fakta bahwa juru kunci tersebut merupakan masyarakat Bali. Tidak hanya itu, juru kunci Makam Pangeran Mas Sepuh juga beragama Hindu. Meski begitu, aturan yang diturunkan sejak dulu mengungkapkan bahwa siapapun yang menjadi juru kunci, tidak diperkenankan memakan daging babi.

Para Peziarah yang Datang dari Berbagai Penjuru Tanah Air di Makam Keramat Pantai Seseh

Mendapatkan status sebagai salah satu anggota wali pitu di Bali, Pangeran Mas Sepuh selalu ramai oleh para peziarah. Mereka yang datang ke tempat ini adalah wisatawan muslim dari berbagai penjuru tanah air. Jumlah kunjungan biasanya mengalami peningkatan pada momen-momen tertentu, seperti bulan puasa atau akhir pekan. Selain itu, ada pula rombongan umat Hindu yang berkunjung ketika Hari Raya Pagerwesi untuk melangsungkan upacara keagamaan.

Bagi Anda yang berkeinginan untuk melakukan ziarah ke Pangeran Mas Sepuh, dapat berkunjung ke Desa Cemagi yang ada di Kecamatan Mengwi, Badung. Lokasinya berada sangat dekat dengan Pantai Seseh. Jadi, Anda bisa sekaligus berkunjung ke sana.