Tugu Singa Ambara Raja, Patung Megah yang Menjadi Simbol Kota Singaraja

Tugu Singa Ambara Raja

via @nanoe_biroe

Kota Singaraja menjadi kota terbesar yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Di masa lalu, Singaraja menjadi pintu masuk utama Pulau Bali lewat keberadaan Pelabuhan Buleleng. Di waktu yang sama, Singaraja juga menjadi kota dengan sejarah yang panjang. Salah satu upaya masyarakat Singaraja dalam menjaga sejarahnya adalah dengan keberadaan Tugu Singa Ambara Raja yang merupakan simbol utama kota tersebut.

Tugu Singa Ambara Raja 1 » Tugu Singa Ambara Raja, Patung Megah yang Menjadi Simbol Kota Singaraja

via @aldian.wh

Patung Singa Ambara Raja memiliki bentuk yang unik. Patung ini bisa Anda temuan di jalan protokol Kota Singaraja dan dibuat secara langsung menghadap ke pantai utara Kota Singaraja. Desain patung ini berbentuk singa yang disertai dengan sayap di bagian punggungnya. Bentuk patung ini memang sengaja didesain berdasarkan hewan mitologi klasik.

Sejarah Pendirian Patung Singa Ambara Raja Singaraja

Patung Singa Ambara Raja bukanlah patung yang telah berdiri ratusan tahun. Patung ini didirikan pada masa Orde Baru, tepatnya pada tanggal 5 September 1971. Peresmian patung ini dilakukan oleh Bupati Buleleng saat itu, yakni Hartawan Mataram. Proses pembangunan patung dimulai dari tanggal 16 Februari 1968 dengan semangat meneliti kelahiran Kota Singaraja.

baca juga: Klenteng Ling Gwan Kiong Singaraja, Klenteng Tua Dengan Arsitektur Unik di Tepi Laut Buleleng

Tugu Singa Ambara Raja 3 » Tugu Singa Ambara Raja, Patung Megah yang Menjadi Simbol Kota Singaraja

via @utarakanbali

Saat peresmian patung ini, Bupati Hartawan Mataram juga turut menyebutnya sebagai simbol Kota Singaraja. Dalam peresmian tersebut, pemerintah setempat juga melangsungkan upacara tradisional yang disebut melaspas. Upacara ini dilaksanakan oleh masyarakat Bali ketika proses pembangunan rumah, toko, atau bangunan lain selesai.

baca juga: Eks Pelabuhan Buleleng Singaraja, Pelabuhan Terbesar Bali di Zaman Dulu

Tujuan dari pelaksanaan upacara melaspas adalah sebagai sarana penyucian. Tradisi ini menjadi kebiasaan yang sudah dilakukan oleh masyarakat Bali secara turun temurun. Tujuan dalam pelaksanaan upacara melaspas oleh masyarakat Hindu Bali adalah agar bangunan bisa memberi rasa tentram kepada siapapun yang menggunakannya.

Makna Dalam Desain Tugu Singa Ambara Raja Singaraja

Tugu Singa Ambara Raja 2 » Tugu Singa Ambara Raja, Patung Megah yang Menjadi Simbol Kota Singaraja

via @nanoe_biroe

Meski dibuat berdasarkan hewan mitologi, Pemerintah Kabupaten Buleleng membangun Patung Singa Ambara Raja dengan makna yang dalam. Pembangunan patung ini merupakan simbol dari kejayaan Buleleng di masa lalu. Keberadaannya pun diidentikkan dengan Ki Gusti Ngurah Panji Sakti yang tak lain merupakan sosok besar pendiri Kerajaan Buleleng tahun 1660-an.

baca juga: Mengenal Sosok I Gusti Anglurah Panji Sakti, Raja Pertama dan Pendiri Kerajaan Buleleng

Patung singa bersayap yang menjadi bentuk dari Patung Tugu Singa Ambara Raja diposisikan tengah mencengkeram buah jagung gembal. Posisi ini sengaja dibentuk dengan lambang kekuatan, kekuasaan, serta sosok kesatria yang dimiliki oleh Ki Gusti Ngurah Panji Sakti. Selain itu, kalau melihat lebih lanjut, Anda akan mendapati ada bunga teratai yang memiliki 9 kelopak sebagai simbol 9 kecamatan di Buleleng.

Lebih lanjut, Patung Tugu Singa Ambara Raja juga memiliki 30 helai bulu yang ada di bagian sayap. Selain itu, Anda juga akan menemukan 3 buah tulang sayap yang menjadi lokasi tumbuhnya bulu-bulu. Tidak ketinggalan, terdapat sebanyak 1604 bulu halus yang menutupi tubuh singa. Secara keseluruhan, angka-angka itu merupakan representasi tanggal kelahiran Kota Singaraja, yakni 30 Maret 1604.

Cukup menarik melihat keberadaan Patung Singa Ambara Raja di Kota Singaraja ini, kan? Anda dapat menyempatkan waktu singkat untuk menyaksikannya. Di waktu yang sama, jangan lupa pula untuk berkunjung ke berbagai tempat menarik dan penuh sejarah di Kota Singaraja, ya! Banyak yang unik, lho!