Menilik Keberadaan Pura Samuan Tiga Ubud, Pura Bersejarah yang Menjadi Pemersatu Bali

Pura Samuan Tiga Ubud

via Bali Directions

Saat ini, Bali terkenal sebagai provinsi dengan penganut Hindu terbesar di Indonesia. Keberadaan Agama Hindu di Bali, mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan. Persatuan tersebut tidak datang secara tiba-tiba. Apalagi, dulu Bali dikenal memiliki banyak sekte keagamaan. Namun, semua sekte itu bersatu lewat pertemuan yang dilangsungkan di Pura Samuan Tiga Ubud.

Pura Samuan Tiga Ubud 2 » Menilik Keberadaan Pura Samuan Tiga Ubud, Pura Bersejarah yang Menjadi Pemersatu Bali

via Tripadvisor

Pura Samuan Tiga memang bukan pura dengan peran penting seperti Pura Besakih. Namun, keberadaannya di masa lalu memiliki peran besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Bali. Lewat pertemuan yang dilakukan di Pura Samuan Tiga, masyarakat Bali tidak lagi mengenal sekte-sekte. Masyarakat Bali sepakat untuk hanya melakukan penyembahan kepada Trimurti, tak lain adalah Dewa Siwa, Brahma, serta Wisnu.

Pura Samuan Tiga sebagai Cikal Bakal Keberadaan Pura Khayangan Tiga

Lalu, bagaimana cara menyatukan masyakat Hindu Bali setelah adanya kesepakatan menghilangkan sekte-sekte tersebut? Metode yang dilakukan adalah dengan mendirikan pura khayangan tiga. Konsep pura khayangan tiga ini juga tidak lepas dari keberadaan konsep desa pakraman yang merupakan hasil pemikiran dari Mpu Kuturan.

Pura Samuan Tiga Ubud 1 1024x678 » Menilik Keberadaan Pura Samuan Tiga Ubud, Pura Bersejarah yang Menjadi Pemersatu Bali

via Bali Directions

Kedua konsep ini memang memiliki hubungan yang sangat erat. Apalagi, di setiap wilayah desa pakraman, Anda akan menemukan tiga pura yang termasuk dalam pura khayangan jagat. Ketiga pura itu, merupakan pura yang menjadi representasi pemujaan Trimurti, yakni Pura Desa, Pura Dalem, serta Pura Puseh. Konsep ini pun digunakan di setiap desa yang ada di Bali.

Sejarah Keberadaan Pura Samuan Tiga Ubud

Dulu, Pura Samuan Tiga dikenal dengan nama Pura Gunung Goak. Nama ini disematkan pada bangunan pura karena lokasi pura yang ada di atas gunung. Seperti diketahui, dalam kepercayaan umat Hindu Bali, gunung serta bukit memiliki status yang sakral. Oleh karena itu, masyarakat Bali punya kecenderungan untuk mendirikan pura di atas bukit atau gunung.

baca juga: Candi Tebing Jukut Paku Ubud, Pura Unik di Tepi Sungai Wos yang Jadi Lokasi Foto Prewedding Favorit

Pura Samuan Tiga Ubud 3 » Menilik Keberadaan Pura Samuan Tiga Ubud, Pura Bersejarah yang Menjadi Pemersatu Bali

via Tripadvisor

Selanjutnya, nama Pura Gunung Goak diubah menjadi Pura Samuan Tiga setelah pura ini digunakan sebagai tempat pertemuan penyatuan sekte-sekte di Bali. Saat itu, secara total ada sebanyak 9 sekte yang diundang. Pura Samuan Tiga dipilih karena dianggap memiliki lokasi yang strategis. Apalagi, pertemuan tersebut merupakan sebuah pertemuan besar yang penting untuk dilaksanakan.

baca juga: Pura Dalem Agung Padangtegal Ubud, Pura Suci Tua Bersejarah di Tengah Rimbunnya Monkey Forest

Setelah pertemuan ini berakhir dengan hasil keputusan yang positif, nama Pura Gunung Goak diubah menjadi Pura Samuan Tiga. Dalam bahasa Bali, samuan memiliki arti sebagai pertemuan. Nama ini digunakan untuk mengenang peristiwa pertemuan yang menjadi cikal bakal konsep pura khayangan tiga yang merupakan upaya mempersatukan Bali.

Sebagai pura yang memiliki nilai sejarah tinggi, Pura Samuan Tiga kini dikenal sebagai salah satu bangunan cagar budaya di Bali. Selain itu, Pura Samuan Tiga juga memiliki desain bangunan yang unik. Di sini, Anda dapat menemukan 7 mandala dan pelinggih yang punya kesamaan seperti di Pura Besakih.

Lokasi Pura Samuan Tiga Ubud

Pura Samuan Tiga merupakan pura yang cukup terbuka dengan kedatangan para wisatawan. Anda dapat menemukan bangunan pura bersejarah ini berlokasi di kawasan Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Lokasi pura bersejarah ini sangat dekat dengan Pura Goa Gajah yang merupakan destinasi wisata terkenal di Ubud.